Fakta Penyebab Maag, Lengkap dengan Obat dan Efek Sampingnya

Selasa, 29 November 2022 17:00 Reporter : magang1
Fakta Penyebab Maag, Lengkap dengan Obat dan Efek Sampingnya ilustrasi sakit perut. pexels

Merdeka.com - Dikenal sebagai penyakit yang muncul karena terlambat makan, maag merupakan istilah yang digunakan orang awam untuk mendeskripsikan masalah pencernaan atau indigestion. Istilah maag sendiri sebenarnya tidak ada dalam medis.

Sebenarnya, maag merupakan gejala yang mana ketika asam lambung Anda naik ke kerongkongan. Hal ini dikenal dengan penyakit asam lambung.

Asam lambung naik ini kemudian akan menyebabkan perut kembung dan terasa mual, ulu hati yang nyeri, dan kerongkongan terasa panas.

Obat untuk maag sudah banyak di apotek bahkan minimarket dan bisa didapatkan tanpa resep dokter. Terdapat sejumlah pilihan pengobatan yang optimal mengatasi maag, tentu disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala maag yang dirasakan. Apa saja itu?

2 dari 5 halaman

Apa yang Menyebabkan Munculnya Maag?

Sebelum membahas obatnya, perlu diketahui penyebab maag. Seperti yang sudah disebut, maag merupakan gejala dari penyakit asam lambung.

Penyakit asam lambung ini terjadi ketika terjadi refluks atau asam lambung naik ke kerongkongan. Ketika hal ini sering terjadi, dikenal dengan nama penyakit GERD (gastroesophageal reflux disease).

Selain GERD, maag juga bisa menjadi penanda penyakit lambung akibat peradangan saluran pencernaan, infeksi perut dan IBS (irritable bowel syndrome) yang terjadi di bagian usus besar.

Maag sering dikaitkan dengan keterlambatan makan. Memang benar, orang-orang yang tidak memiliki pola makan teratur lebih rentan terkena maag. Selain itu, terdapat faktor lain yang mempengaruhi kerentanan seseorang terhadap maag:

  • Stres tinggi
  • Merokok, sering mengonsumsi alkohol atau kafein
  • Terlalu banyak konsumsi makanan pedas, asam, mengandung banyak gas dan lemak
  • Obesitas
  • Terbiasa tidur setelah makan berat
  • Efek samping pengobatan seperti obat antinyeri ibuprofen, aspirin, naproxen. Selain itu juga pil KB memiliki potensi sebabkan maag.
3 dari 5 halaman

Berbagai Jenis Obat Maag

  • Antasida

Menjadi salah satu jenis obat penetral asam lambung yang umum, Antasida bekerja cepat setelah diminum sehabis makan. Obat ini bisa diperoleh tanpa resep dokter.

Namun begitu, obat ini juga memiliki efek samping seperti kembung, diare, atau mual jika dikonsumsi tidak sesuai anjuran dosis.

Anak di bawah usia 12 tahun, ibu hamil dan menyusui serta mereka yang memiliki gangguan ulu hati perlu konsultasi kepada dokter sebelum konsumsi obat ini.

  • Antibiotik

Seperti yang disebutkan, maag bisa terjadi karena infeksi pada saluran pencernaan. Infeksi ini dapat disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori (H. pylori) yang muncul dalam dalam jumlah banyak.

Untuk mengatasi maag akibat infeksi bakteri, tentu diperlukan antibiotik untuk melawan bakteri. Pemberian antibiotik dilakukan dan dosisnya diawasi oleh dokter.

Antibiotik yang biasa diberikan berupa amoxicillin, clarithromycin, metronidazole, tetracycline, atau tinidazole.

4 dari 5 halaman
  • H2 Blokcers

Histamine blocker atau dikenal dengan H2 blocker mengatasi asam lambung naik dengan cara
mencegah lambung memproduksi asam secara berlebih dengan mencegah sel permukaan
lambung memproduksi cairan asam.

Obat yang mengandung penghambat reseptor H2 yaitu raniditine, famotidine, cimetidine, dan nizatidine. Efek samping yang dapat ditimbulkan termasuk pusing, sakit kepala, dan gangguan pencernaan.

Anda perlu resep dokter terlebih dahulu untuk memperoleh obat ini karena jenis cara kerja bahan aktif yang digunakan.

  • PPI

Proton pump inhibitor atau PPI biasanya dikonsumsi untuk maag kronis. Serupa dengan obat golongan H2 Blockers, PPI berusaha menghentikan produksi asam lambung berlebih dengan menghambat enzim produsen asam di lambung.

Hal ini dikenal dengan nama proton pump. Obat yang tergolong PPI meliputi esomeprazole, pantoprazole, rabeprazole, lansoprazole, dan omeprazole.

Efek samping yang bisa ditimbulkan berupa mual, kembung, dan pusing. PPI bisa diperoleh dengan konsultasi dengan dokter, terutama bagi orang-orang yang sedang hamil dan menyusui, dan memiliki penyakit liver.

5 dari 5 halaman

Pengobatan maag sebenarnya disesuaikan dengan penyebabnya. Maag yang disebabkan oleh bakteri dan maag karena produksi asam lambung berlebih memiliki pengobatan jelas yang berbeda.

Selain itu, konsumsi obat harus dalam takaran dosis yang dianjurkan ahli kesehatan. Hindari mengonsumsi obat dalam takaran tinggi karena ingin rasa nyeri cepat hilang. Dengan konsumsi sesuai dosis, maag dapat diatasi dengan aman dan optimal.

  [mgs]

Baca juga:
Hal yang Penting Diketahui bagi Penderita Maag agar Bisa Berpuasa dengan Aman
Perbedaan GERD dan Maag yang Wajib Diketahui, Ini Gejala serta Penyebab Keduanya
Begini Cara Aman bagi Pasien Penyakit Maag untuk Konsumsi Vitamin C
Jangan Sampai Tertukar, Ketahui Perbedaan antara Penyakit Maag dan GERD

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini