Dampak Gaya Hidup Modern: 4 Penyakit yang Banyak Muncul di Masa Kini
Merdeka.com - Gaya hidup modern telah mendorong orang-orang untuk bergerak lebih sedikit dan mengonsumsi lebih banyak.
Makanan yang dikonsumsi pun biasanya yang tidak memiliki nutrisi tidak seimbang—makanan asin, tinggi gula, tinggi lemak, dan lain sebagainya. Gaya hidup baru ini tentu membawa berbagai penyakit baru.
Penyakit degeneratif dapat terjadi ketika fungsi sel-sel dalam organ menurun. Maka ketika fungsi sel ini menurun, fungsi organ juga akan ikut menurun. Hal ini bisa disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat yang banyak ditemukan di era modern.
Berikut berbagai jenis penyakit modern yang umum ditemukan di masyarakat yang dihimpun dari berbagai sumber.
Penyakit Jantung
Coronary artery disease (CAD) atau penyakit pembuluh jantung coroner menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan.
Ketika gejala dada merasa sangat nyeri muncul, mudah sekali akan berakhir dengan kematian. Dilansir dari Healthline, penyakit ini telah bertanggung jawab terhadap 15.5% kematian di seluruh dunia.
Penyakit ini bisa dengan mudah terjadi karena penyumbatan pembuluh darah menuju jantung sehingga oksigen dan nutrisi tidak dapat mencapai jantung.
Penyakit yang berakumulasi dalam jangka panjang ini sebenarnya mudah sekali dicegah. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit jantung:
Diabetes Tipe 2
Penyakit diabetes termasuk penyebab kematian tertinggi di dunia. International Diabetes Federation menyebutkan 1 dari 10 orang dewasa (20-79 tahun) mengidap diabetes di seluruh dunia. Diabetes juga memicu sejumlah penyakit lain, salah satunya sakit jantung.
Diabetes tipe 2 biasanya terjadi karena faktor keturunan. Diabetes tipe 2 terjadi ketika pankreas tidak dapat memproduksi insulin yang cukup bagi tubuh.
Selain faktor genetis, diabetes tipe 2 bisa diakibatkan karena obesitas, kebiasaan minum alkohol yang tinggi, hipertensi, dan kadar trigliserida tinggi.
Alzheimer

pexels
Salah satu penyakit degeneratif paling sering ditemukan ada dalam bentuk penyakit saraf. Alzheimer merupakan penyakit yang menyerang saraf otak dan menyebabkan penderitanya kehilangan ingatan dan fungsi mental.
Penderita akan kesulitan mengingat kejadian di sekelilingnya hingga tidak dapat menjalankan hal-hal sesederhana berpikir. Penyakit ini lebih rentan menyerang wanita dan biasanya bersifat keturunan.
Pasien Alzheimer umumnya akan memerlukan bantuan seumur hidupnya. Penyakit ini juga bisa menyebabkan kematian secara perlahan. Hal ini terjadi ketika neuron mulai berhenti bekerja dan akan mati.
Salah satu pertanda tahap akhir dari Alzheimer adalah pasien akan merasa kesulitan bergerak, sulit bernapas, dan bahkan menelan sehingga makanan bisa masuk ke saluran pernapasan, bukannya saluran pencernaan.
Osteoporosis
Penyakit osteoporosis merupakan kerapuhan tulang karena penurunan massa dan kepadatan tulang. Proses pertumbuhan tulang memang akan melambat seiring bertambahnya usia. Di usia 35 tahun biasanya kepadatan tulang perlahan mulai menurun.
Sama seperti Alzheimer, osteoporosis lebih rentan menyerang wanita. Seperti yang dilansir dari RSUP Dr. Sardjito, (IOF) menyebutkan bahwa 1 dari 4 wanita di Indonesia (usia 50-80 tahun) berisiko terserang osteoporosis.
Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah osteoporosis diantaranya:
Penyakit di era modern ini biasanya ketat sekali dengan kehidupan modern yang sedenter. Gaya hidup ini menyebabkan manusia jarang bergerak aktif, sehingga tubuh lebih mudah terserang penyakit.
Jaga kesehatan di era modern dengan aktif berolahraga dan kurangi konsumsi makanan yang rendah nutrisi!
(mdk/mgs)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya