Cara Mudah Kurangi Asupan Gula, Garam, dan Lemak Menurut Pakar Gizi

Kamis, 30 September 2021 16:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Cara Mudah Kurangi Asupan Gula, Garam, dan Lemak Menurut Pakar Gizi Ilustrasi gula dan garam. Shutterstock/MamaMiaPL

Merdeka.com - Pada makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari, terdapat sejumlah bahan yang relatif sangat kita sukai dan dikonsumsi dalam jumlah besar. Ketiganya adalah asupan gula, garam, dan lemak pada makanan dan minuman kita sehari-hari.

Asupan gula, garam, dan lemak berlebih bisa menyebabkan penyakit tidak menular mulai dari penyakit jantung, stroke, diabetes, obesitas, hingga hipertensi. Pakar gizi sekaligus dosen gizi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Dr Annis Catur Adi, Ir., M.Si mengatakan orang Indonesia terbiasa menyantap makanan olahan yang digoreng dan instan.

"Cita rasanya cenderung manis, asin dan pedas, tanpa disadari kebiasaan itu melampaui batas harian asupan gula, garam dan lemak," kata Annis dalam Webinar "Rasa Umami Sebagai Salah Satu Cara Mengatur Asupan Makanan dan Meningkatkan Gizi dan Kesehatan" beberapa waktu lalu dilansir dari Antara.

Batas asupan gula per hari menurut rekomendasi Kementerian Kesehatan adalah 10 persen dari total energi (220 kkal) atau setara dengan empat sendok makan per hari yakni 50 gram per orang per hari.

"Kiat mengurangi gula bisa dilakukan dengan menggantinya dengan rempah misal jahe, kayu manis atau pala. Selalu baca label informasi gizi produk yang dibeli, dan untuk camilan bisa pilih buah alih-alih cokelat," terangnya.

Sementara itu, rekomendasi Kementerian Kesehatan terkait asupan lemak adalah sebesar 67 gram atau lima sendok makan minyak.

"Asupan lemak bisa dikurangi dengan mengganti menu yang digoreng dengan tidak digoreng, misal dibakar atau panggang. Pilih daging yang tidak berlemak, hindari konsumsi kulit ayam. Hindari penggunaan santan kelapa, mentega dan margarin."

Sementara terkait asupan garam, yang dimaksud garam konsumsi menurut Annis adalah garam yang dikonsumsi bersama-sama dalam makanan atau minuman, memiliki NaCl minimal 94 persen. Sebesar 76 persen konsumsi garam berasal dari penambahan bumbu saat memasak misal penambahan saus dan kecap.

Baca Selanjutnya: Cara Mengendalikan Asupan Garam...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini