Bertambahnya Besarnya Perut Bisa Tingkatkan Masalah Kesuburan pada Pria

Jumat, 9 Desember 2022 13:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Bertambahnya Besarnya Perut Bisa Tingkatkan Masalah Kesuburan pada Pria Ilustrasi obesitas. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Suzanne Tucker

Merdeka.com - Menjaga berat badan ideal bukan hanya sebuah hal yang penting bagi wanita namun juga bagi pria. Sebuah penelitian terbaru mengungkap sebuah temuan yang cukup penting mengenai menjaga berat badan bagi pria ini.

Dilansir dari Medical Daily, sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa kelebihan berat badan bisa berpengaruh terhadap kesuburan pria. Temuan ini tentu sangat mengejutkan dan menjadi perhatian bagi pria untuk menerapkan berat badan yang ideal bagi diri mereka.

Beberapa tahun belakangan, pakar kesehatan telah menggarisbawahi hubungan potensial dari bertambahnya lemak dan masalah kesuburan. Selama seabad terakhir, pria telah menunjukkan gejala semakin memburuknya kualitas sperma.

Hingga sekarang, pria disebut terlibat dalam 50 persen kasus sulitnya pasangan untuk mendapat kehamilan. Jumlah ini identik dengan meningkatnya jumlah pria kelebihan berat badan di seluruh dunia.

"Kemungkinan penyebab menurunnya parameter kesuburan disebabkan karena perubahan gaya hidup yang cepat, perubahan aktivitas fisik, dan kebiasaan makan beserta sejumlah faktor lain," ungkap Kristel Ehala-Aleksejev dari Tartu University Hospital Men's Clinic.

"Gaya hidup kebarat-baratan merupakan penyebab bertambahnya berat badan yang juga merupakan masalah di antara pria Estonia," sambungnya.

2 dari 2 halaman

Hubungan antara Kesuburan dan Obesitas

Aleksejev juga melihat apakah ada penelitian sebelumnya yang menemukan hubungan antara menurunnya kesuburan dengan obesitas. Dari semua penelitian yang ditemukan, semua hasil temuan cenderung menyetujui anggapan bahwa meningkatnya berat badan dapat memiliki efek negatif pada tingkat testosteron.

"Pada pasien yang berkonsultasi andrologi, kami sering menemui hubungan antara berat badan dan kesuburan. Sebuah faktor penting pada pria adalah menimbunnya lemak di bagian perut," terang Aleksejev.

Obesitas dan timbunan lemak di perut ini membuat pria memiliki risiko kehilangan kesuburan lebih tinggi. Peneliti menyebut bahwa kondisi ini muncul karena kondisi kestabilan hormon yang bisa berujung pada masalah ereksi.

Pada penelitian ini, Aleksejev mempelajari kesehatan dari pria subur dan pasangan yang tak subur. Hasil menunjukkan bahwa pria yang memiliki masalah kesuburan cenderung memiliki timbunan pada lemak serta masalah metabolisme.

Kedua kelompok yang diteliti diketahui terpengaruh dengan masalah perut buncit. Pria dengan testikel yang kecil lebih terpengaruh dengan meningkatnya berat badan dan timbunan lemak di perut.

Aleksejev menyarankan agar pria selalu dalam kondisi aktif secara fisik serta berolahraga untuk terhindar dari kegemukan. Dia menyebut bahwa pola makan juga merupakan faktor yang berpengaruh terhadap risiko ini.

Mengonsumsi lebih banyak buah, sayur, dan produk biji-bijian bisa membantu menjaga berat badan sehat. Selain itu, sebaiknya hindari juga kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol serta perhatikan kesehatan mental dan hindari stres. [RWP]

Baca juga:
Bisakah Pembuahan Tetap Terjadi ketika Bercinta saat Hamil?
Adakah Durasi Ideal untuk Melakukan Foreplay sebelum Bercinta?
Benarkah Malam Pertama selalu Terasa Menyakitkan bagi Wanita?
Bisa Sebabkan Masalah, Ini Alasan Jangan Cukur Habis Rambut Kemaluan
Hendak Jaga Keperkasaan, Ini Hal yang Harus Dilakukan Pria

Baca juga:
Bisakah Pembuahan Tetap Terjadi ketika Bercinta saat Hamil?
Adakah Durasi Ideal untuk Melakukan Foreplay sebelum Bercinta?
Benarkah Malam Pertama selalu Terasa Menyakitkan bagi Wanita?
Bisa Sebabkan Masalah, Ini Alasan Jangan Cukur Habis Rambut Kemaluan
Hendak Jaga Keperkasaan, Ini Hal yang Harus Dilakukan Pria

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini