Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bahaya di balik penggunaan filter air

Bahaya di balik penggunaan filter air Filter air. merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Dulu, para leluhur kita menggunakan kendi untuk menjernihkan air. Selain lebih segar, kendi dapat mengendapkan kotoran di dalam air. Kini alat-alat tradisional itu tak terpakai lagi. Kebanyakan orang lebih menyukai alat penyaring air yang praktis daripada susah-susah memakai kendi.

Kita percaya bahwa filter air dapat menyaring air dan membebaskannya dari kuman. Masalahnya, tidak ada jenis filter air yang dapat memberikan 100% perlindungan terhadap masalah kesehatan. Mari kita buktikan dengan pertanyaan sederhana.

Apa jenis filter air yang Anda gunakan?

Kita tidak benar-benar memiliki petunjuk tentang jenis filter air yang kita gunakan di rumah. Terkadang Anda hanya tergoda pada iklan, yang memberi iming-iming selangit. Pada dasarnya terdapat 2 jenis filter air, yakni hangat dan dingin. Filter air yang paling modern adalah filter air dingin yang langsung menyaring air keran dan memurnikan untuk diminum.

Kapan terakhir kali Anda membersihkan filter air Anda?

Filter air bertugas sebagai saringan, yang memungkinkan kuman dan kotoran melewatinya. Bisa Anda bayangkan berapa banyak kuman yang berkumpul di sana. Jadi, Anda sebaiknya membersihkannya secara teratur.

Kapan terakhir kali Anda mengganti filter air Anda?

Sekedar membersihkan filter air saja tentu tidak cukup. Kadang-kadang filter air juga harus diganti. Hal ini disebabkan sebagian dari filter air yang kita gunakan membutuhkan beberapa atau bentuk lain dari metode pembersihan karbon. Dengan kata lain, karbon dapat menyerap kotoran. Filter air memiliki lapisan karbon yang dapat dilewati air. Karbon menyerap kotoran, kuman, mikroba, dan menyimpannya.

Anda tak bisa menggunakan filter air yang sama untuk selama-lamanya. Ada saatnya untuk menggantinya dengan yang baru. Setelah 2 atau 3 tahun, filter itu akan benar-benar jenuh. Karena kita kurang menyadari ini, kita tetap menggunakan filter air tersebut sampai sekarang. Air yang Anda minum akan lebih berbahaya dari air keran, karena selain mikroba dan kuman, air itu mengandung endapan karbon berbahaya.

Itulah sebabnya kita harus membaca manual instruksi filter air agar kita tahu berapa lama masa penggunaan filter tersebut. Anda harus mengganti filter pemurni air setiap 6 sampai 12 bulan.

(mdk/des)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
5 Dampak Air Hujan bagi Kesehatan Kulit, Bisa Sebabkan Jerawat hingga Alergi
5 Dampak Air Hujan bagi Kesehatan Kulit, Bisa Sebabkan Jerawat hingga Alergi

Air hujan yang turun dari langit tidak selalu bersih. Air hujan bisa mengandung berbagai kotoran, polutan, bakteri, jamur, atau alergen yang bisa menempel.

Baca Selengkapnya
9 Kondisi yang Bisa Membuatmu Lebih Sering Buang Air Besar Dibanding Biasanya
9 Kondisi yang Bisa Membuatmu Lebih Sering Buang Air Besar Dibanding Biasanya

Buang air besar lebih sering dibanding biasanya bisa terjadi akibat sejumlah hal atau perubahan yang kita lakukan.

Baca Selengkapnya
Taruk Tanaman Hias Ini di Rumah Karena Bisa Bersihkan Polusi Udara
Taruk Tanaman Hias Ini di Rumah Karena Bisa Bersihkan Polusi Udara

Sejumlah tanaman hias ini bisa dimanfaatkan sebagai air purifier alami di rumah, karena bisa bantu membersihkan polusi udara.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Cara Ampuh Hilangkan Kerak Air di Wastafel, Pakai Tambahan 2 Bahan Dapur
Cara Ampuh Hilangkan Kerak Air di Wastafel, Pakai Tambahan 2 Bahan Dapur

Bekas yang disebabkan oleh air yang mengalir di wastafel sering kali menimbulkan endapan yang sulit dibersihkan. Mari cari tahu strategi untuk menanganinya.

Baca Selengkapnya
Ini Bahaya Menahan Kencing Saat Perjalanan Mudik
Ini Bahaya Menahan Kencing Saat Perjalanan Mudik

Menahan air kecil atau kencing saat perjalanan bisa memicu munculnya penyakit.

Baca Selengkapnya
7 Masalah Kesehatan yang Sebabkan Keringat Berlebih, Salah Satunya karena Gula
7 Masalah Kesehatan yang Sebabkan Keringat Berlebih, Salah Satunya karena Gula

Keringat yang berlebihan ini muncul bukan karena panas matahari atau pakaian Anda yang terlalu tebal, tapi bisa jadi karena masalah pada kesehatan Anda.

Baca Selengkapnya
Apakah Banyak Minum Air Putih Bisa Mengatasi Masalah Kulit Kering?
Apakah Banyak Minum Air Putih Bisa Mengatasi Masalah Kulit Kering?

Pengaruh minum air putih terhadap perbaikan masalah kulit kering bergantung pada tingkat hidrasi kulit masing-masing orang.

Baca Selengkapnya
6 Orang yang Harus Hindari Minum Air Kelapa, Ini Dampak yang Bisa Muncul
6 Orang yang Harus Hindari Minum Air Kelapa, Ini Dampak yang Bisa Muncul

Meski lezat dan penuh nutrisi, tidak semua orang bisa menikmati air kelapa. Dampak negatif bagi kesehatan adalah ancaman bagi orang-orang tertentu ini.

Baca Selengkapnya
7 Buah untuk Mengatasi Panas Dalam, Efektif dan Kaya Nutrisi
7 Buah untuk Mengatasi Panas Dalam, Efektif dan Kaya Nutrisi

Panas dalam dapat diatasi dengan konsumsi buah kaya kandungan air.

Baca Selengkapnya