Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Asparagus, si hijau kurus pelawan diabetes

Asparagus, si hijau kurus pelawan diabetes Ilustrasi asparagus. ©Shutterstock.com/Bienchen-s

Merdeka.com - Siapa yang tak kenal asparagus? Sayuran berwarna hijau dan berbentuk kurus memanjang ini ternyata bisa jadi senjata ampuh untuk melawan diabetes.

Peneliti menemukan bahwa konsumsi asparagus secara teratur bisa menjaga tingkat gula darah tetap stabil dan meningkatkan produksi insulin dalam tubuh. Insulin dibutuhkan untuk membantu menyerap glukosa dalam darah.

Saat ini jutaan orang telah mengalami penyakit diabetes. Para ilmuwan memperkirakan bahwa pada tahun 2030 angka kasus diabetes akan semakin meningkat.

Banyak orang yang telah terkena diabetes, namun tak menyadarinya karena tak menemukan tanda-tanda. Hal ini semakin berbahaya karena bisa meningkatkan risiko penyakit lain seperti penyakit jantung, kebutaan, dan amputasi.

Peneliti di University of Karachi di Pakistan melakukan penelitian terhadap tikus yang mengalami diabetes. Mereka menggunakan ekstrak asparagus dan obat anti-diabetes, glibenclamide, pada tikus selama 28 hari.

Hasilnya menunjukkan bahwa ekstrak asparagus mampu menekan tingkat gula darah dalam dosis kecil. Sementara dalam dosis besar, asparagus juga diketahui mampu meningkatkan produksi insulin, seperti dilansir oleh Daily Mail (21/11).

Penelitian ini mendukung hasil penelitian yang diterbitkan dalam British Medical Journal pada tahun 2006 yang menunjukkan bahwa asparagus mampu meningkatkan penyerapan glukosa hingga 81 persen lebih tinggi. (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP