Antara Kopi Dingin dan Panas, Mana yang Memiliki Kandungan kafein Lebih Banyak?

Jumat, 11 Juni 2021 19:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Antara Kopi Dingin dan Panas, Mana yang Memiliki Kandungan kafein Lebih Banyak? Ilustrasi kopi. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/amenic181

Merdeka.com - Konsumsi kopi merupakan salah satu hal yang dilakukan oleh banyak orang. Bagi beberapa orang, konsumsi kopi ini sudah menjadi sebuah kebiasaan yang tidak dapat dihilangkan.

Beberapa orang suka menikmati kopi hangat di pagi hari untuk menenangkan hati. Namun beberapa lainnya suka mengonsumsi es kopi di siang hari untuk mendinginkan suasana.

"Kopi kadang memiliki rentang yang lebar terkait kandungan kafein di dalamnya," terang One Medical provider, Christine Beck, PA, dilansir dari Bustle.

"Kekuatan kandungan kafein dari masing-masing kopi bisa tergantung dari bagaimana menyeduhnya serta berapa banyak kamu meminumnya," sambungnya.

Perbedaan Cara Menyeduh

Kita es kopi milikmu diseduh seperti kopi panas dan kemudian diberi es batu, maka kandungan dan rasanya bakal sama dengan kopi panas. Mungkin es kopimu akan semakin encer ketika esnya mencair.

Namun jika kopi dari es kopi tersebut diseduh dengan cara cold brew, maka kadar asamnya lebih rendah dan rasnaya juga lebih lembut. Kopi ini juga lebih terkonsentrasi dan butuh sedikit diencerkan sebelum dikonsumsi.

Pada kopi panas yang didinginkan, karena kandungan asamnya lebih tinggi, minuman ini bisa lebih berdampak ke perut. Sementara itu, kopi panas juga memiliki kandungan antioksidan lebih tinggi dibanding cold brew.

2 dari 2 halaman

Adakah Perbedaan Kadar Kafein di Antara Kopi Dingin dan Panas?

Apa pun jenis es kopi yang kamu konsumsi, tidak ada perbedaan tingkat kafein di dalamnya. Perbedaan hanya terjadi pada cara menyeduh dan rasa kopi yang muncul saja.

Sedikit perbedaan yang perlu disadari adalah bahwa semakin panas air yang digunakan untuk menyeduh kopi, semakin banyak kafein yang diekstrak. Hal ini berarti kopi yang diseduh dengan suhu panas memiliki lebih banyak kandungan kafein di dalamnya.

Walau terdapat perbedaan, namun kandungan kafein di dalam kedua kopi ini tidak terlalu besar. Mana jenis yang lebih baik sangat tergantung dengan selera dan kesukaanmu. [RWP]

Baca juga:
Nutrisi Berlebih Bisa jadi Penyebab Lansia jadi Sakit-Sakitan
Cukupkah Mencuci Buah dan Sayur dengan Hanya Menggunakan Air?
Kenali Efek Jangka Pendek dan Panjang dari Konsumsi Makanan pada Anak
Tidak Perlu Ribet, MPASI Bisa Dibuat dari Makanan Keluarga Sehari-Hari

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini