7 Tips mudah melindungi diri dari serangan nyamuk

Kamis, 18 Februari 2016 14:11 Reporter : Siti Rutmawati
7 Tips mudah melindungi diri dari serangan nyamuk Ilustrasi nyamuk. Shutterstock/mycteria

Merdeka.com - Demam berdarah adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti. Nyamuk ini biasanya mulai menyerang pada siang hari. Air yang tergenang atau penampungan air merupakan tempat fravorit dari jenis nyamuk ini.

Karena keberadaannya yang cukup berbahaya bagi manusia dan juga dekat dengan kita, maka sangat penting untuk melakukan pencegahan dini untuk menangkal bahaya yang diakibatkannya.

Melansir dari thehealthsite, berikut ini merupakan tujuh tips mudah untuk melindungi dari serangan nyamuk berbahaya seperti demam berdarah.

1. Balik semua wadah atau ember kosong, sehingga saat hujan, ember tak akan menampung air. Jika kamu menggunakannya untuk menampung air, jangan lupa untuk menutupnya setelah digunakan.

2. Jangan lupa untuk membersihkan pot bunga kosong dan jangan menyiram tanaman secara berlebihan. Cara ini bertujuan untuk menghindari adanya air tergenang disekitar karena ini akan bertindak sebagai tempat berkembang biak nyamuk.

3. Menggunakan obat penangkal nyamuk baik pada siang maupun malam hari untuk mencegah nyamuk mendekat.

4. Menggunakan jaring anti nyamuk pada ventilasi untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam ruangan.

5. Usahakan agar anak-anak tidur dengan dilindungi kelambu. Terutama pada siang hari di mana nyamuk aedes aegypti seringkali menyerang.

6. Selalu menutup tempat sampah setelah digunakan.

7. Menanam kemangi di bawah jendela untuk mencegah nyamuk mendekat atau masuk dalam ruangan. Tanaman ini memiliki sifat yang tak memungkinkan nyamuk berkembang biak.

Gigitan nyamuk aedes aegypti betina patut untuk diwaspadai karena bisa berakibat fatal. Seseorang yang terinfeksi akan menunjukkan gejala setelah 4-10 hari pasca tergigit. Gejala paling umum yang ditunjukkan antara lain seperti demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri di belakang mata, mual dan muntah, pembengkakan kelenjar, nyeri otot sendi dan terkadang ruam pada kulit. [SRA]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini