وَلَمَّا ضُرِبَ ابْنُ مَرْيَمَ مَثَلًا اِذَا قَوْمُكَ مِنْهُ يَصِدُّوْنَ 57. Wa lammā ḍuribabnu maryama maṡalan iżā qaumuka minhu yaṣiddūn(a). Dan ketika putra Maryam (Isa) dijadikan perumpamaan, tiba-tiba kaummu (Suku Quraisy) bersorak karenanya. Share Copy Sumber: Kementrian Agama Republik Indonesia