12.500 Agen properti kumpul bahas pasar Indonesia
Merdeka.com - Portal properti Indonesia, Rumah.com menggelar real estate summit 2016 yang mempertemukan para pelaku industri properti nasional dengan para pengambil kebijakan, asosiasi, praktisi teknologi, pengembang dan agen properti.
Acara ini dihadiri lebih dari 600 profesional, acara ini juga memberikan gambaran kondisi pasar properti di tahun depan, dan strategi jitu untuk memenangkan ketatnya persaingan di industri properti.
Sepanjang 2016, pemerintah telah merilis beragam kebijakan untuk meningkatkan gairah industri properti dalam negeri. Kebijakan penurunan batasan uang muka kredit perumahan atau LTV (Loan to Value), penyederhanaan regulasi hingga program amnesti pajak diyakini berhasil meningkatkan optimisme para pelaku bisnis propertimenghadapi tantangan di tahun depan.
"Dan untuk memastikan roda bisnis properti bergulir cepat, pemerintah tentu akan mengumumkan kebijakan jitu lain di tahun depan," ucap Country Manager Rumah.com, Wasudewan di Jakarta, Kamis (8/12).
Menurut Wasudewan, acara ini merupakan forum dialog bagi agen dan pengembang properti yang mengupas beragam isu yang relevan untuk mendukung keberhasilan mereka di tahun 2017. "Acara ini melanjutkan kesuksesan Rumah.com yang telah menjadi referensi utama para agen properti di Indonesia."
Lebih dari 12.500 agen properti terdaftar dan pengembang berkumpul dalam ruang terpisah, tema berbeda, namun satu tujuan, yaitu siap meraih sukses di tahun 2017.
Melalui event ini, Rumah.com memberi kesempatan kepada developer untuk dapat melihat peluang dari sejumlah kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah, seperti kepemilikan properti oleh warga negara asing, dan infrastruktur sebagai landasan pengembangan properti.
Topik lain yang menarik dalam acara ini adalah inovasi pada Layanan Properti Online, yang akan mendorong para agen properti untuk memanfaatkan teknologi digital dalam aktivitas keseharian mereka.
Kehadiran para pakar dari industri teknologi digital dalam acara ini dapat dimanfaatkan oleh para agen dan developer untuk memperkuat kemampuan mereka dalam melayani penjual dan pembeli properti dengan nilai tambah yang berkualitas dan sejalan dengan tren pasar saat ini.
"Perubahan perilaku masyarakat yang semakin nyaman menggunakan perangkat mobile dalam menggunakan layanan digital dapat menjadi peluang besar bagi para agen dan developer untuk meraih sukses pada tahun depan di industri yang sangat kompetitif ini," tutup Wasudewan.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya