Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wiranto ingatkan bahaya salah pilih pemimpin

Wiranto ingatkan bahaya salah pilih pemimpin Wiranto di acara rapat koordinasi Pilkada serentak 2018. ©2017 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengingatkan masyarakat agar tidak salah memilih pemimpin saat Pilkada dan Pemilu nanti. Hal tersebut disampaikan saat memberikan pidato di acara rapat koordinasi Pilkada serentak 2018 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan.

"Kita tahu parpol telah berusaha menampilkan calon-calon yang punya kompetensi yang baik, tapi kita juga tahu bahwa parpol punya obsesi ingin menang. Terkadang antara keinginan parpol dan keinginan menang dengan kewajiban menampilkan pemimpin yang punya kompetensi bertabrakan," papar Wiranto di Hotel Kartika Chandra, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (23/10).

Kemudian, kata Wiranto, jika salah memilih pemimpin akan beresiko pada pembangunan daerah yang gagal dan tidak berhasil. Sebab, sejarah bangsa-bangsa di dunia maupun di Indonesia sendiri sudah mengisyaratkan jatuh bangunnya komunitas.

"Jatuh bangunnya komunitas, organisasi, pemerintahan, sangat tergantung dari pemimpinnya apakah dia punya kompetensi atau tidak, maka posisi Pilkada ini sangat strategis, kalau kita salah milih pemimpin, maka daerah itu beresiko akan cukup fatal," ujar Wiranto.

Wiranto mengingatkan, saat ini banyak pemimpin yang tersangkut kasus korupsi. Ia meminta para pemilih sadar untuk memilih figur yang baik dan berkompetensi.

"Kita harus introspeksi bahwa banyak pemimpin yang bermasalah dengan KPK itu berarti sudah lampu merah, kita harus waspada," ujarnya.

"Tugas saya sebagai Menkopolhukam menyerasikan, menyelaraskan, mengoordinasikan Pemilu ini dengan damai, sukses, untuk memilih pemimpin yang baik," tambahnya. (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP