Wiranto Cs Ingin Buat Munaslub, OSO Singgung Pengurus Resmi Terdaftar di Kemenkum HAM

Rabu, 18 Desember 2019 16:49 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Wiranto Cs Ingin Buat Munaslub, OSO Singgung Pengurus Resmi Terdaftar di Kemenkum HAM OSO Kembali Jabat Posisi Ketua Umum Partai Hanura 2019-2024. ©2019 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Kubu Wiranto akan galang dukungan untuk membuat Musyawarah Nasional (Munas) tandingan partai Hanura. Merespons itu, Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menegaskan Hanura kubu Wiranto tidak resmi lantaran tidak terdaftar di Kemenkum HAM.

"Partai politik yang resmi adalah partai politik yang terdaftar di Menkum HAM," kata OSO saat gelar jumpa pers di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis (18/12).

Kubu Wiranto juga menyebut, Munas yang digelar kelompok OSO abal-abal karena tidak mengundang Presiden Joko Widodo dan Ketua Dewan Pembina Hanura yang sebelumnya dijabat Wiranto.

1 dari 2 halaman

OSO menegaskan, aturan tersebut tidak ada dalam mekanisme AD/ART Partai Hanura. Lagi pula, OSO bilang, Presiden sedang sangat sibuk dan Munas Hanura masih tersisa satu hari lagi untuk bisa mengundang Jokowi.

"Karena kita tidak mau melibatkan hal-hal konflik mengikutsertakan bapak presiden dalam hal-hal konflik. Itu sebabnya, itu juga tidak ada di dalam AD/ART hal-hal seperti itu," ucap OSO.

Meski begitu, OSO sangat senang bila hasil Munas III Hanura dilaporkan kepada Presiden dan Wakil Presiden. OSO menyebut, Hanura sangat komitmen dukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Sampai sekarang pun kita tetap komit mendukung kebijakan yang telah dilakukan oleh bapak presiden dan wakil presiden," pungkas eks Ketua DPD RI itu.

2 dari 2 halaman

Gerbong pendukung Wiranto, menyatakan akan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Hanura di luar kepengurusan Oesman Sapta Odang (OSO). Chairuddin Ismail, Ketua Dewan Kehormatan Hanura periode sebelumnya, menyatakan Hanura kepengurusan OSO abal-abal.

Chairuddin merespon mundurnya Wiranto dari Ketua Dewan Pembina. Dia meminta ada pengganti Wiranto, hingga meminta ada Plt Ketua Umum.

"Dan juga kemudian kita juga berharap Pelaksana Ketua Umum, karena di sana kita anggal tidak sah. Sekalipun kita aklamasi, aklamasi, saya minta temen-temen DPC DPD memilih apakah dia ikut kepada Partai Hanura abal abal atau kepada Hanura yang asli," ujarnya di Hotel Atlet Century, Jakarta, Rabu (18/12).

Chairuddin menilai, Munas Hanura 2019 tidak sah karena tidak semua pengurus daerah diundang. OSO dituding menyingkirkan orang lama dengan mengganti gerbong yang dia bawa.

Karenanya, Chairuddin mengajak pengurus Hanura dan kader yang disingkirkan untuk ikut menggelar Munaslub. Dengan langkah awal mengukuhkan Plt Ketua Umum di luar OSO.

"Nanti setelah terbentuk semua kita adakan Munaslub," kata Chairuddin.

Dia mengklaim akan melakukan konsolidasi dengan para pengurus Hanura daerah yang banyak disingkirkan OSO. Atau orang-orang lama yang ingin menyelamatkan Hanura dari kepemimpinan OSO sekarang.

Chairuddin membantah bila dianggap Hanura pecah. Sebab, dia klaim kekuatan di luar OSO ini adalah orang-orang lama Hanura.

"Tetapi ya kita dilihat disitu kan berarti ada dua partai Hanura kan, ya ga? Cuma kita melihatnya sana Hanuranya Hanura apa?" kata mantan Plt Kapolri itu.

Dia pun tidak masalah jika Daryatmo, Ketum Hanura Munaslub Bambu Apus 2018 yang tak diakui kubu OSO itu, menjadi ketua umum. Sementara, Chairuddin belum memastikan kapan Munaslub dapat digelar.

"Kalaupun pak Wiranto misalnya mundur kan ada wakil ketua pembina, terus nanti ketua umum nya kan ada pak Daryatmo lagi atau siapa nanti kita akan bicarakan ke dalam. Setelah itu terbentuk, itulah Hanura," kata Chairuddin. [ray]

Baca juga:
Sah! OSO Aklamasi Jadi Ketum Hanura Lagi
Wiranto Marah Besar Dimaki dan Dituduh Pengkhianat di Hanura
Kubu Wiranto Galang Dukungan Bikin Munas Tandingan
Ketua Wanhor Hanura: Munas Tunjuk OSO Jadi Ketum Lagi Tidak Sah!

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini