Wapres Gibran Hadiri Puncak Perayaan Imlek Festival 2577, Semarak Akulturasi Budaya di Jakarta

Wakil Presiden Gibran Rakabuming mewakili Presiden Prabowo Subianto pada puncak perayaan Imlek Festival 2577, menarik perhatian warga dengan suguhan akulturasi budaya yang meriah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wapres Gibran Hadiri Puncak Perayaan Imlek Festival 2577, Semarak Akulturasi Budaya di Jakarta
Wakil Presiden Gibran Rakabuming mewakili Presiden Prabowo Subianto pada puncak perayaan Imlek Festival 2577, menarik perhatian warga dengan suguhan akulturasi budaya yang meriah. (AntaraNews)

Wakil Presiden Gibran Rakabuming menghadiri puncak perayaan Imlek Festival 2577 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu malam. Kehadiran beliau mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam acara yang semarak ini. Festival tersebut menjadi magnet bagi warga yang ingin merasakan akulturasi budaya sekaligus "ngabuburit" di bulan Ramadan.

Acara puncak ini merupakan bagian dari rangkaian Imlek Festival 2577 yang berlangsung sejak 22 Februari hingga 3 Maret 2026. Gibran tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB, disambut antusiasme masyarakat. Kedatangan Wapres menambah kemeriahan suasana perayaan yang kaya akan tradisi dan kebersamaan.

Festival ini diselenggarakan sebagai ruang temu keberagaman bagi seluruh warga ibu kota, menawarkan berbagai sajian menarik. Dari pasar kuliner hingga museum akulturasi budaya, Imlek Festival 2577 berhasil menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat kebhinekaan.

Kehadiran Wapres Gibran dan Sambutan Hangat Warga

Wapres Gibran Rakabuming tiba di Lapangan Banteng melalui pintu akses Hotel Borobudur, mengenakan batik cokelat yang elegan. Beliau disambut oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, selaku Ketua Panitia Kegiatan. Selain itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie juga turut menyambut kedatangan Wapres.

Setibanya di lokasi, antusiasme warga yang memadati area festival langsung menyambut Gibran. Penampilan barongsai yang meriah turut menyemarakkan area pintu masuk, memberikan kesan yang mendalam. Wapres Gibran kemudian menempati kursi tamu VVIP di depan panggung utama, bersebelahan dengan putra Presiden RI, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo.

Momen ini menunjukkan bagaimana perayaan Imlek tidak hanya menjadi ajang keagamaan, tetapi juga perayaan budaya yang inklusif. Kehadiran tokoh negara seperti Wapres Gibran semakin menegaskan dukungan pemerintah terhadap keberagaman. Interaksi langsung dengan masyarakat juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Semarak Akulturasi Budaya di Imlek Festival 2577

Imlek Festival 2577 menawarkan berbagai sajian yang memukau, mencerminkan kekayaan akulturasi budaya Indonesia. Pengunjung dapat menikmati beragam pilihan di pasar kuliner yang menyajikan hidangan lezat. Selain itu, pameran seni dan museum akulturasi budaya juga tersedia, memberikan wawasan mendalam tentang perpaduan tradisi.

Festival ini dirancang sebagai wadah bagi masyarakat untuk berinteraksi dan merayakan perbedaan. Konsep "ngabuburit" di bulan Ramadan yang bertepatan dengan perayaan Imlek menambah keunikan acara. Hal ini menciptakan suasana kebersamaan yang harmonis di tengah kota Jakarta.

Berbagai pertunjukan dan instalasi seni turut memeriahkan suasana, menarik perhatian setiap pengunjung. Dari anak-anak hingga dewasa, semua dapat menemukan hiburan dan edukasi yang relevan. Imlek Festival 2577 berhasil menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dirayakan dengan indah.

Daftar Pejabat Hadir dan Jadwal Acara Festival

Selain Wapres Gibran, sejumlah perwakilan Kabinet Merah Putih turut hadir memeriahkan Imlek Festival 2577. Mereka termasuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono. Kehadiran para pejabat tinggi negara ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap acara budaya.

Turut hadir pula Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI Sultan Bachtiar Najamudin. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya perayaan ini sebagai simbol persatuan dan toleransi. Dukungan dari berbagai lembaga negara memperkuat pesan keberagaman yang ingin disampaikan festival.

Berdasarkan rilis resmi Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Imlek Festival 2577 berlangsung selama lebih dari seminggu. Acara ini dimulai pada 22 Februari dan akan berakhir pada 3 Maret 2026. Festival terbuka untuk umum setiap hari, mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB, di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi