Wakil Ketua Komisi X DPR Ingatkan Rektor Unram Baru Jauhi Politik Praktis, Fokus Kemajuan SDM NTB

Rektor Unram Prof. Sukardi yang baru dilantik diingatkan Wakil Ketua Komisi X DPR RI untuk menjauhi politik praktis dan fokus pada pengembangan sumber daya manusia di Nusa Tenggara Barat (NTB), demi kemajuan daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wakil Ketua Komisi X DPR Ingatkan Rektor Unram Baru Jauhi Politik Praktis, Fokus Kemajuan SDM NTB
Rektor Unram Prof. Sukardi yang baru dilantik diingatkan Wakil Ketua Komisi X DPR RI untuk menjauhi politik praktis dan fokus pada pengembangan sumber daya manusia di Nusa Tenggara Barat (NTB), demi kemajuan daerah. (AntaraNews)

Pelantikan Prof. Sukardi sebagai Rektor Universitas Mataram (Unram) periode 2026-2030 telah dilaksanakan di Gedung Graha Dikti Saintek, Jakarta, pada Selasa. Acara penting ini dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hardian Irfani dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto.

Dalam kesempatan tersebut, Lalu Hardian Irfani secara khusus mengingatkan Rektor Unram yang baru untuk tidak terlibat dalam politik praktis. Penekanan ini bertujuan agar kampus dapat sepenuhnya berkonsentrasi pada peran utamanya sebagai pusat intelektualitas dan inovasi.

Harapan besar diletakkan pada kepemimpinan Prof. Sukardi untuk membawa Unram bersinergi dengan pemangku kebijakan dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kampus diharapkan menjadi agen perubahan yang berdampak nyata bagi kemajuan daerah.

Peran Kampus sebagai Pusat Intelektualitas dan Inovasi

Lalu Hardian Irfani menegaskan bahwa Unram, sebagai kampus terbesar di NTB, wajib kembali menjadi pusat intelektualitas, riset, dan inovasi. Peran krusial ini harus diemban untuk membantu pemerintah daerah melaksanakan program pembangunan secara efektif. Kampus memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak pembangunan regional melalui kontribusi ilmiah dan inovatif.

Unram diharapkan mampu mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berkontribusi signifikan bagi kemajuan NTB di berbagai sektor. Penekanan pada riset dan inovasi ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan, menciptakan talenta yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Anggota DPR RI Dapil NTB 2 Pulau Lombok itu juga secara tegas mengingatkan bahwa Unram harus terbebas dari politik praktis. Kebebasan dari intervensi politik akan menjaga objektivitas dan integritas akademik kampus, memastikan lingkungan yang kondusif untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain itu, Lalu Ari meminta agar pengisian jabatan pembantu Rektor I hingga IV dapat merangkul semua pihak tanpa menimbulkan perpecahan internal. Persatuan dan kebersamaan di lingkungan kampus menjadi kunci untuk memajukan Unram, menciptakan iklim kerja yang harmonis dan produktif.

Harapan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, dalam sambutannya, menekankan pentingnya penguatan kampus sebagai agen perubahan sosial dan pendidikan yang berdampak. Ia menegaskan bahwa kampus tidak hanya tempat memproduksi ilmu, tetapi juga harus menjadi pusat inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan bangsa.

Prof. Brian Yuliarto berharap Unram dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan bangsa secara luas, melampaui batas-batas akademik semata. Visi ini menggarisbawahi peran strategis perguruan tinggi dalam pembangunan nasional, khususnya dalam menghadapi tantangan global.

Ia juga meminta agar pemimpin kampus adaptif dan visioner dalam menghadapi dinamika global yang terus berkembang pesat. Integritas dalam pengelolaan kampus menjadi pondasi utama untuk mencapai tujuan tersebut, memastikan tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Komitmen Rektor Baru Unram

Prof. Sukardi, Rektor Unram yang baru, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan capaian rektor sebelumnya dan memperkuat transformasi Unram ke arah yang lebih baik. Hal ini disampaikan melalui telepon dari Mataram setelah pelantikan, menunjukkan keseriusannya dalam memimpin.

Ia mengajak seluruh keluarga besar Unram untuk bergerak bersama membangun kampus agar semakin maju, unggul, dan berdampak luas bagi masyarakat. Kolaborasi internal dan eksternal menjadi fokus utama dalam kepemimpinannya, mendorong partisipasi aktif dari semua elemen.

Sukardi memastikan bahwa Unram tidak hanya akan unggul dalam akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat di NTB. Ini menunjukkan komitmen Unram terhadap pembangunan regional yang holistik dan berkelanjutan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi