Umumkan pemenang Pilgub Jabar, KPU tunggu gugatan di MK

Rabu, 11 Juli 2018 17:11 Reporter : Aksara Bebey
KPUD Jabar. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat menyatakan belum ada gugatan terkait hasil Pilgub yang dialamatkan kepada Mahkamah Konstitusi (MK). Meski begitu, sesuai prosedur, mereka akan menunggu hingga batas akhir gugatan sebelum menggelar rapat pleno penetapan pasangan Gubernur Jabar terpilih.

Komisioner KPU Jabar Endun Abdul Haq mengatakan, sesuai agenda, pengumuman tersebut akan disampaikan MK pada 23 Juli 2018.

Namun, jika ada yang mendaftarkan gugatan ketidakpuasan ke BRPK (Buku Register Perkara Konstitusi) Mahkamah Konstitusi, jangka waktu penyelesaian sengketa pilkada selama 45 hari kerja sejak berkas lengkap.

"Jika tidak ada gugatan, maka besoknya atau 24 Juli, KPU akan melakukan rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih," katanya, kepada wartawan di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Rabu (11/7).

Sebelumnya, KPU, mengumumkan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) sebagai pasangan dengan perolehan suara terbanyak, yaitu 7.226.254 suara atau 32,88% dalam rekapitulasi suara, pada Minggu (8/7/2018).

Urutan kedua ditempati oleh pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) sebesar 6.317.465 suara atau 28,74%. Lalu, pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi sebesar 5.663.198 suara atau 25,77%, dan pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah) sebesar 2.773.078 suara.

Ketua KPU Jabar, Yayat Hidaya sebelumnya menyatakan bahwa peluang adanya gugatan sudah tidak ada celah mengingat selisih antara pemenang pertama dan kedua terpaut sekitar 4,1%. Sementara Undang-Undang Pemilu pasal 158 menyebutkan maksimal selisih suara 0,5%.

Lebih lanjut dia menjelaskan pelantikan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih akan berlangsung pada 17 September mendatang di Istana Negara, dilantik langsung oleh Presiden.

Sedangkan pelantikan pasangan calon Wali Kota maupun Bupati terpilih akan dilakukan oleh Gubernur atas nama Menteri Dalam Negeri.

Penjabat Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan mengaku akan melakukan persiapan jika pelantikan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar terpilih dilakukan di Kota Bandung.

Dia mengaku bangga karena partisipasi pemilih di Jabar melonjak dari 63% di tahun 2013 menjadi 72% pada Pilgub tahun ini. Hal tersebut merupakan salah satu indikator sebuah keberhasilan pemilu. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini