Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

TKN Nilai Beredarnya Foto Kondom Bergambar Jokowi-Ma'ruf Rendahkan Martabat Bangsa

TKN Nilai Beredarnya Foto Kondom Bergambar Jokowi-Ma'ruf Rendahkan Martabat Bangsa Jokowi bagikan 3.300 kartu indonesia pintar. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Direktur Program Tim Kampanye Nasional ( TKN) Aria Bima menilai beredarnya foto alat kontrasepsi (kondom) bergambar Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di media sosial sebagai tindakan biadab. Menurutnya, perbuatan menjatuhkan salah satu pasangan calon tersebut sangat merendahkan martabat bangsa Indonesia.

"Kita ini jangan merendahkan martabat bangsa kita. Pak Jokowi, Pak Prabowo, Pak Sandi dan Kiai Ma'ruf ini adalah calon simbol negara. Kalau kita tidak bisa menghormati pimpinan kita sendiri, bangsa lain juga tidak akan hormat," ujar Aria Bima disela disela kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan di Sukoharjo, Minggu (10/3).

Menurut Bima, Jokowi-Ma'ruf bukan hanya menjadi simbol relawan atau partai yang mengusungnya. Demikian juga dengan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno, mereka juga sudah menjadi calon simbol bangsa Indonesia

Bima tak menampik, jika selama masa kampanye, setiap kubu pasangan calon melakukan berbagai upaya untuk mendulang suara terbanyak. Namun hendaknya upaya yang dilakukan tidak sampai merendahkan martabat bangsa.

"Kebiadaban-kebiadaban seperti ini harus kita waspadai, bukan dalam rangka menang atau kalah, tetapi untuk membangun demokrasi yang beradab dan bermartabat," tandasnya.

Menurut Bima, cara-cara tersebut bukanlah tradisi dalam berdemokrasi di Indonesia. Hal itu yang harus dicermati oleh setiap tim sukses (Timses).

"Kita melihat ada cara-cara keras dilakukan, cara yang melawan hukum, dan cara-cara yang tidak bermartabat. Kemudian mereka berusaha untuk diproses secara hukum, dan setelah diproses mereka akan mengatakan, ini kriminalisasi," tutupnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP