Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

TKN Jokowi Duga Kubu Prabowo Tak Pede Jika Ada Menteri di Debat Pilpres

TKN Jokowi Duga Kubu Prabowo Tak Pede Jika Ada Menteri di Debat Pilpres Arya Sinulingga. ©2014 Merdeka.com/youtube

Merdeka.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga menanggapi permintaan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga agar menteri kabinet kerja tidak perlu diundang dalam debat kandidat. Arya mengatakan menteri hadir atas undangan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Lucu juga ya. (Menteri) yang undang KPU," kata Arya di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Kamis (21/2).

Arya menduga usulan tersebut karena kubu Prabowo Subianto takut. Kehadiran menteri, kata dia, bikin oposisi tidak percaya diri.

"Ini menunjukkan bahwa mereka tak pede takut sama menteri Jokowi. Sama cucu Jokowi takut. Sama unicorn takut, Sama pulpen Jokowi saja takut," kata politikus Perindo itu.

Selain masalah menteri, BPN juga menuding pendukung Capres nomor 01 bikin kericuhan. Sehingga diusulkan supaya jumlah penonton dikurangi.

Arya menuding yang bikin keributan di tengah debat adalah kubu 02. Bahkan, sampai menekan KPU. Dia menyinggung protes kubu 02 saat masalah lahan Prabowo Subianto disinggung.

Dia menduga bahwa BPN malah takut debat ditonton khalayak banyak. "Mereka yang bikin kerusuhan. Mereka tertekan di dalam. Jangan-jangan mereka tak ingin debat terbuka untuk umum atau publik," kata Arya.

Diberitakan, Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said setuju dengan usulan Bawaslu yang meminta jumlah penonton debat dikurangi. Dia menilai jumlah pendukung yang hadir di lokasi debat tak teratur sehingga mengganggu suasana debat.

BPN mengusulkan KPU tak perlu mengundang banyak orang. Termasuk para menteri di Kabinet Jokowi yang diundang dan akhirnya seolah-olah mendukung pasangan 01.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP