Tekan angka golput, KPU DKI sasar pemilik suara di penjara
Merdeka.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Sumarno memastikan tengah berupaya menekan angka golput pada Pilgub DKI Februari 2017 nanti. Untuk itu, semua penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) dapat menggunakan hak pilihnya.
"Yang di lapas sampai saat ini sedang dikoordinasikan dan dilakukan pemutakhiran pemilih. Tujuannya untuk memastikan warga DKI Jakarta yang berada di Lapas pada hari pemungutan suara itu bisa difasilitasi menggunakan hak pilihnya," ujar Sumarno, di The Media Hotel, Gunung sari, Jakarta Pusat (16/11).
Sumarno mengatakan, KPU DKI sudah bekerja sama dengan pihak Polda Metro Jaya, Pengelola Lapas dan Kementerian Hukum dan HAM. Ini agar para tahanan bisa menggunakan hak politiknya.
"Kita bekerja sama dengan Polda Metro Jaya karena di sana ada tahanan kriminal umum, tahanan kriminal khusus dan juga narkoba. Mereka mereka yang di situ kan tidak dicabut hak pilihnya. Tapi memang syaratnya mereka harus berstatus sebagai warga DKI Jakarta," ujar Sumarno. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya