Taufik Kurniawan jamin polisi parlemen tak batasi DPR dengan rakyat

Rabu, 14 Februari 2018 23:44 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Taufik Kurniawan jamin polisi parlemen tak batasi DPR dengan rakyat Taufik Kurniawan. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, keberadaan polisi parlemen dalam sistem pengamanan baru di kompleks parlemen, tidak akan membatasi akses rakyat bertemu dengan para wakilnya. DPR dan MoU dengan Polri untuk memaksimalkan pengamanan internal parlemen.

"Prinsipnya bukan membatasi jarak antara rakyat dengan wakilnya, namun ini tindak lanjut dari peningkatan keamanan gedung parlemen sebagai objek vital yang sudah direncanakan lama," kata Taufik di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (14/2).

Dia mengakui memasuki tahun politik yaitu menghadapi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, perlu penekanan dalam aspek kenyamanan dan keamanan di kompleks parlemen. Menurut dia, nota kesepahaman yang telah ditanda tangani antara DPR dengan Polri, untuk menjamin keamanan masyarakat yang ingin bertemu wakilnya dan juga bagi anggota parlemen.

"Hal yang pasti adalah meningkatkan rasa aman bukan hanya bagi anggota parlemen, namun juga wartawan dan masyarakat yang ke gedung parlemen. Standar pengamanannya diserahkan kepada Polri," ujarnya.

Taufik yang juga Wakil Ketua Umum DPP PAN itu menjelaskan, gedung parlemen sebagai objek vital, harus mendapatkan pengamanan yang sama dengan objek vital lainnya.

Dia mengatakan, perlu pemahaman bersama bahwa gedung parlemen sebagai simbol negara dan juga obvit, namun selama ini standar pengamanannya masih longgar karena orang bebas keluar dan masuk tanpa meninggalkan identitas.

"Nanti kalau ada konstituen yang ingin bertemu wakilnya bisa meninggalkan kartu identitas sehingga pengamanannya lebih terstruktur dan tertib, sehingga terstandarisasi," katanya.

Taufik juga menjelaskan, sistem pengamanan baru parlemen tersebut tetap melibatkan Pengamanan Dalam (Pamdal) yang selama ini menjaga situasi keamanan gedung parlemen namun teknisnya berbeda dibandingkan sebelumnya.

Menurut dia, dalam format sistem pengamanan yang baru, personel Kepolisian mengamankan di eksternal gedung sedangkan di dalam gedung parlemen pengamanannya ditangani oleh Pamdal.

"Eksternal itu sejak pintu masuk kompleks parlemen hingga sebelum gedung, sedangkan di dalam gedung termasuk internal," ujarnya.

Sebelumnya, DPR RI dan Kepolisian menanda tangani nota kesepahaman peningkatan pengamanan komplek parlemen sebagai salah satu objek vital, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan namun tetap mendekatnya institusi tersebut dengan masyarakat.

"Ini dalam rangka meningkatkan keamanan bukan dari kritik dan imunitas. Ini telah lama kita bahas sejak ada berbagai peristiwa bom-bom bunuh diri beberapa waktu lalu," kata Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dalam acara tersebut di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan, peningkatan keamanan di lingkungan kompleks parlemen sangat penting, salah satunya dalam upaya meningkatkan marwan institusi legislatif.

Menurut dia, setelah kesepahaman tersebut dicapai maka akan terdapat polisi parlemen, yang konsepnya sudah lama dirancang untuk menjamin keamanan parlemen. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. UU MD3
  3. Taufik Kurniawan
  4. DPR
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini