Tak disokong konglomerat, Sandiaga akan hemat pengeluaran kampanye
Merdeka.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Sandiaga Uno memberikan tantangan kepada tim suksesnya untuk menekan biaya kampanye di putaran kedua Pilgub DKI. Sebab, Sandi mengaku tak disokong dana konglomerat sehingga harus menekan pengeluaran selama kampanye putaran kedua.
"Saya memberikan challenge kepada tim kalau bisa kita tekan serendah mungkin karena sumber daya kita paling terbatas dan tidak didukung konglomerat jadi kita harus menghemat sehemat mungkin," kata Sandiaga di Posko Pemenangan Anies Sandi Jalan Cicurug No. 6, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/3).
Sandiaga bercerita, selama kampanye ke warga selalu dilakukan berbagai penghematan. Semisal tak menggunakan panggung saat menyampaikan orasi politik. Terkadang dia naik ke atas kursi sebagai pengganti panggung agar warga yang datang bisa melihatnya dengan jelas.
Sandi belum memastikan berapa dana kampanye yang bisa disampaikan kepada publik. Namun dia memastikan dana kampanye di putaran kedua tidak lebih dari yang ditargetkan timses lawan politiknya, Ahok-Djarot.
"Insya Allah (di bawah Rp 25 miliar). Saya pengalaman untuk mengurus ini," ucap Sandiaga .
Sandiaga mengatakan, selama ini pengeluaran terbesar untuk membuat alat peraga kampanye seperti kaos dan spanduk. "Paling kaos yang paling banyak, tapi kan sekarang spanduk yang gede-gede udah enggak ada. Jadi lebih bisa menekan," ujarnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya