Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sowan ke PBNU, Bamsoet Klaim Didoakan Jadi Ketum Golkar

Sowan ke PBNU, Bamsoet Klaim Didoakan Jadi Ketum Golkar Bamsoet sowan ke PBNU. ©2019 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar, Bambang Soesatyo sowan ke markas Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jalan Kramat Raya, Rabu (27/11).

Kedatangannya sekaligus meminta restu kepada Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siro untuk maju jadi sebagai bakal calon ketua umum Partai Golkar. Bamsoet juga berharap agar didoakan menang dan memimpin Partai Golkar periode 2019-2024.

"Ya Alhamdullilah, Pak Kiai mendukung dan mendoakan saya terpilih sebagai ketua umum Partai Golkar," kata Bamsoet usai bertemu Said Aqil untuk membicarakan amandemen Undang-Undang Dasar 1945 di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (27/11).

Harapan tersebut diamini seisi ruangan. Termasuk Said Aqil.

"Amin. Amin," riuh mereka mendukung Bamsoet.

"Sudah.. menang, menang, menang," kata Said Aqil.

Alasan Bamsoet Maju Caketum Golkar

maju caketum golkar rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Bambang Soesatyo atau akrab disapa Bamsoet telah mendeklarasikan diri untuk maju sebagai bakal calon ketua umum Partai Golkar pada 22 November 2019. Dia akan bertarung memperebutkan kursi orang nomor satu di Partai Berlambang beringin pada Musyawarah Nasional (Munas) yang akan digelar 3-6 Desember 2019.

Bamsoet buka suara mengenai alasannya maju dan mencalonkan diri menjadi calon ketum Gokar. Didasari kepeduliannya terhadap para pendukungnya di internal Partai Golkar. Bamsoet menyebutkan pendukungnya telah dizalimi di internal partai.

"Saya dalam posisi yang terjepit saya sebetulnya juga tidak ingin maju tapi karena ada komitmen yang tidak dipenuhi, di mana salah satu komitmen itu adalah melakukan rekonsiliasi atas para pendukung saya dan menempatkan mereka pada posisi dan tempat (yang) sewajarnya," kata dia di Kantor DPP PKS, Jakarta, Selasa (26/11).

Dia menjelaskan, saat loyalisnya mendeklarasikan dukungan, ada beberapa di antara mereka yang dicopot dari posisinya yang semula di kepengurusan partai.

"Jadi pada akhirnya karena kondisi tersebut saya menyampaikan maju agar kawan-kawan saya yang terzalimi ini bisa dikembalikan lagi ke tempatnya," jelas ketua MPR itu.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP