Sehari Jelang Munas, Kubu Airlangga Kembali Sindir Janji Bamsoet
Merdeka.com - Sehari menjelang pembukaan Munas Golkar, kubu Airlangga Hartarto kembali mengingatkan janji yang dilanggar oleh Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang telah mendapatkan kursi ketua MPR.
Ketua DPP Golkar Bidang Ekokraf Ricky Rachmadi mengatakan, seharusnya Bamsoet tidak perlu memaksakan maju. Sebab, telah memiliki komitmen atau janji saat menuju Ketua MPR bahwa dirinya tidak akan bersaing memperebutkan Ketua Umum Golkar dengan Airlangga, yang total telah secara penuh mendukungnya menjadi Ketua MPR RI.
"Sebagai kader Golkar Bamsoet tentu punya hak konstitusional yang dijamin oleh AD/ART partai untuk bertarung memperebutkan jabatan ketua umum partai di Munas ini, tapi secara etika dan moral, Bamsoet harusnya menjaga komitmen dan janji itu supaya tidak cacat mengenai janjinya," ujar Ricky kepada wartawan, Senin (2/12).
Meskipun demikian, jelas Ricky, majunya Bamsoet untuk bersaing dengan Airlangga tidak mengganggu peluang serta optimisme kubu Airlangga sendiri. Mengingat besarnya dukungan peserta Munas terhadap Airlangga untuk tetap memimpin partai berlambang beringin ini.
Dukungan Kian Banyak
Ricky menambahkan, momentum Airlangga untuk kembali memimpin Golkar sulit terbendung. Hal ini, kata dia, Airlangga dianggap sukses membuat para kader Golkar merasa nyaman. Misalnya, terjadi peningkatan suara partai dan perolehan kursi legislatif Golkar melalui Pemilu lalu.
"Termasuk juga prestasi Golkar dalam merebut kursi Ketua MPR saat ini dan juga keikutsertaan Golkar di Kabinet Jokowi yang ternyata tak dipungkiri bersifat signifikan dalam dua periode pemerintahan ini," jelas Ricky.
Komitmen Bamsoet dan Airlangga
27 September lalu, Bamsoet dan Airlangga bertemu. Kedua pertemuan disaksikan oleh Ketum NasDem Surya Paloh. Keduanya sepakat cooling down jelang pelantikan Jokowi-Ma'ruf.
Usai pertemuan, Bamsoet nyatakan mendukung Airlangga jadi ketum. Airlangga mengusung Bamsoet jadi ketua MPR.
Namun Bamsoet memutuskan untuk kembali maju. Sebab, dia mengungkap ada sejumlah komitmen yang dilanggar Airlangga. Salah satunya, mengakomodir pendukung di AKD DPR.
Airlangga membantah, dia mengklarifikasi, sudah menawarkan beberapa loyalis Bamsoet di AKD DPR. Tapi ditolak.
Pendaftar Munas Golkar
Selain Airlangga, sampai hari Jumat, 29 November 2019 pukul 19.18 wib, para calon ketua umum yang sudah mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum Partai Golkar Periode 2019-2024 adalah:
1. Ahmad Anama2. Indra Bambang Utoyo3. Ridwan Hisjam4. Agun Gunandjar Sudarsa5. Bambang Soesatyo6. M. Aris Mandji7. Derek Loupatty8. Mohamad Aly Yahya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya