Satuan Tugas (Satgas) Operasi Swasembada Pangan telah sukses menyelenggarakan serangkaian kegiatan di pinggiran Danau Sentani, Kabupaten Jayapura. Acara ini dikemas dalam “festival dayung” yang bertujuan memperingati Hari Juang TNI-AD ke-80. Festival ini menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus melestarikan budaya lokal.
Berbagai kegiatan menarik turut memeriahkan festival tersebut, mulai dari pameran usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) hingga perlombaan tarian tradisional Isosolo. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan layanan pengobatan kesehatan gratis, menunjukkan perhatian Satgas Pangan terhadap kesejahteraan warga. Inisiatif ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Wakil Panglima Komando Operasi Swasembada, Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto, menjelaskan bahwa festival ini merupakan hasil kolaborasi dengan Pemerintah Daerah Jayapura. Kegiatan yang dipusatkan di Danau Sentani pada Sabtu (13/12) ini tidak hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga sebagai upaya melestarikan warisan budaya Papua yang kaya. Kehadiran TNI dalam kegiatan ini menegaskan peran aktif mereka di tengah masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Semarak Peringatan Hari Juang TNI-AD di Sentani
Festival Dayung Danau Sentani diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Hari Juang TNI-AD ke-80, sebuah momen penting bagi institusi militer Indonesia. Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus upaya nyata untuk melestarikan budaya Papua. Lokasi di pinggiran Danau Sentani dipilih untuk menonjolkan keindahan alam dan kekayaan budaya daerah.
Kolaborasi antara Satgas Operasi Swasembada Pangan dan Pemerintah Daerah Jayapura menjadi kunci sukses penyelenggaraan acara ini. Kemitraan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat. Festival ini juga menjadi platform untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI dengan warga Sentani.
Melalui Festival Dayung Danau Sentani, TNI berupaya berperan aktif dalam melestarikan budaya dengan mengandeng masyarakat. Ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga sebuah komitmen untuk menjaga dan mengembangkan nilai-nilai luhur yang dimiliki oleh masyarakat Papua. Semangat kebersamaan dan persatuan menjadi inti dari setiap rangkaian acara yang disajikan.
Advertisement
Advertisement
Ragam Kegiatan Mempererat Budaya dan Sosial
Selain lomba dayung yang menjadi daya tarik utama, Festival Dayung Danau Sentani juga menghadirkan pameran UMKM yang melibatkan pelaku usaha lokal. Pameran ini memberikan kesempatan bagi UMKM untuk mempromosikan produk-produk mereka, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Keberadaan UMKM sangat penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.
Aspek budaya juga sangat ditekankan melalui perlombaan tarian tradisional Isosolo, yang merupakan salah satu kekayaan seni Papua. Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai budayanya. Tarian Isosolo menjadi simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Sentani.
Tidak hanya itu, festival ini juga menyediakan layanan pengobatan kesehatan gratis bagi masyarakat. Inisiatif ini mendapatkan sambutan hangat, karena memberikan akses kesehatan yang mudah dijangkau oleh warga. Layanan kesehatan ini merupakan wujud kepedulian Satgas Pangan terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar Danau Sentani.
Advertisement
Advertisement
Dampak Positif dan Apresiasi Masyarakat Sentani
Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto menyatakan bahwa, “Kegiatan itu diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Jayapura, khususnya masyarakat Sentani, baik dari sisi budaya, sosial, maupun ekonomi.” Pernyataan ini menggarisbawahi harapan besar terhadap keberlanjutan manfaat dari festival ini. Dampak positif yang menyeluruh menjadi tujuan utama penyelenggaraan acara.
Festival dayung yang dilaksanakan di Danau Sentani menjadi bukti bahwa seluruh elemen masyarakat dapat bersatu dalam kebersamaan dan semangat persatuan. Kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan menunjukkan antusiasme dan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Persatuan yang terjalin erat menjadi modal penting bagi kemajuan daerah.
Warga Sentani, Cori Ohee, menyampaikan rasa terima kasih atas kegiatan yang dilaksanakan di sekitar Danau Sentani. Ia secara khusus mengapresiasi layanan pengobatan yang memudahkan masyarakat untuk berobat. “Kami mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan bapak-bapak TNI dan selamat memperingati hari Juang TNI-AD ke 80,” kata Cori Ohee, mewakili suara masyarakat yang merasakan langsung manfaat dari festival ini.
Advertisement
Sumber: AntaraNews