Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Said Aqil sebut Islam Nusantara damai, beda dengan Timur Tengah

Said Aqil sebut Islam Nusantara damai, beda dengan Timur Tengah Ketua PBNU Said Aqil Siraj. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj mencermati banyaknya isu perpecahan suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) selama Pilkada DKI Jakarta 2017. Dia mengharapkan masyarakat ibukota tidak mudah terprovokasi.

Said Aqil mengatakan, walaupun banyak isu SARA selama Pilkada DKI Jakarta, namun itu tidak akan berlangsung lama. Sebab setelah pesta demokrasi itu usai, maka pihak-pihak yang bermain dalam isu SARA akan selesai.

"Habis Pilkada (isu SARA) selesai. Itu isu sesaat. Mari kita dewasa berpikir matang, utamakan persatuan dan kesatuan," katanya di kantornya di kawasan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/4).

Dia mengingatkan, Indonesia merupakan gerbang Islam Nusantara. Sehingga, dia meminta semua pihak untuk tetap menghargai perbedaan agar Pilkada DKI Jakarta berlangsung dengan aman dan tertib.

"Pintu gerbang negara kita Islam nusantara beda dengan Islam di Timur Tengah yang tiap hari ada bom. Damai, tertib, lancar bermanfaat bagi semua warga DKI," tutup Said Aqil. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP