Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Romi tegaskan PPP sudah terlahir kembali setelah konflik berkepanjangan

Romi tegaskan PPP sudah terlahir kembali setelah konflik berkepanjangan Romahurmuziy. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy menegaskan, partainya telah terlahir kembali setelah beberapa tahun terakhir dilanda konflik internal berkepanjangan. Momentum muktamar di Pondok Gede yang dihadiri Presiden Joko Widodo pada Juli lalu dipandang sebagai bagian dari proses reinkarnasi PPP.

"Saya lihat ini (muktamar) sebagai upaya reinkarnasi sebagai upaya dilahirkannya kembali partai," kata Romahurmuziy di Hotel Neo Aston, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (12/9).

Pria yang akrab disapa Romi ini menganggap, konflik internal yang terjadi di PPP sudah selesai setelah putusan Mahkamah Agung (MA) terkait permohonan peninjauan kembali putusan kasasi nomor 601 K/Pdt.Sus-Parpol/2015 tanggal 2015. Dalam putusannya, MA memenangkan PPP kubu Romi. Konflik internal dalam tubuh partai bisa selesai setelah campur tangan senior dan sesepuh PPP.

"Selama 33 bulan kemarin sungguh di luar bayangan. Partai baik di pusat, Provinsi, Kabupaten, Kota bahkan para senior di semua turun gunung untuk ikut menyelamatkan. Hasilnya terwujud di muktamar Pondok Gede," ungkapnya.

Sebelumnya, Romi juga pernah menegaskan bahwa PPP yang sah hanya satu. Dia menyebut PPP yang sah merupakan kepengurusan hasil muktamar Pondok Gede.

"Sudah jelas, sudah ada hukum yang sah, Partai PPP hanya satu kubu, bukan ada dua, yang sah PPP kubu muktamar Pondok Gede," kata Romahurmuziy saat pidato membuka Mukernas II PPP di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (19/7) malam.

Menurutnya, saat ini sudah tak tepat menganggap bahwa PPP ada dua kubu. Dia mengatakan, yang tepat saat ini adalah memikirkan agar PPP memenangkan Pilpres 2019 mendatang.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP