Ridwan Kamil ingatkan penggantinya jaga prestasi Kota Bandung
Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyerahkan surat pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Bandung kepada Oded M. Danial. Ia menitipkan sejumlah pesan, terutama tentang capaian prestasi yang sudah ditorehkannya selama lima tahun menjadi Wali Kota Bandung.
Penyerahan surat pengangkatan Plt Walikota dilaksanakan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (6/8).
Oded sendiri adalah Wakil Walikota Bandung di era kepemimpinan Ridwan Kamil. Kader PKS itu maju di Pilwalkot Bandung dan dinyatakan sebagai pemenang.
Dari jadwal yang dirilis Kemendagri, Oded akan dilantik pada tanggal 20 September 2018 ini.
"Tanpa surat (pengangkatan Plt) ini akan terjadi kekosongan pemerintahan. Pak Oded akan jadi Plt sampai tanggal 16 September. Nanti dilantik tanggal 20 September," katanya.
Nantinya, selama empat hari dari masa Plt berakhir sampai dilantik menjadi Walikota definitif, kekosongan jabatan akan diisi oleh Asisten Daerah II Bidang Administrasi Pemerintah Provinsi Jabar, M. Solihin.
Secara khusus ia menitipkan Pemerintahan Kota Bandung kepada Oded. Khususnya terkait prestasi yang sudah ditorehkan selama lima tahun terakhir.
"Selama lima tahun sudah ada 348 penghargaan. Harus dijaga, jangan kurang jangan turun. Silakan berinovasi. Adapun program yang belum selesai, nanti saya dibantu," ucapnya.
Surat serupa diserahkan kepada Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto yang juga akan menjadi Plt Bupati Tasikmalaya sepeninggal Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum resmi menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat.
Bedanya, masa jabatan Ade akan lebih panjang, hingga 2021. Untuk itu, Ridwan Kamil secara khusus menginstruksikan kepada Ade Sugianto untuk melakukan pembahasan bersama DPRD Kabupaten Tasikmalaya untuk mencari Wakil Bupati.
"Secepatnya, beliau berkomunikasi untuk menentukan wakil bupati. Kalau sudah ada, nanti beliau akan dilantik resmi jadi bupati definitif," terangnya.
Di tempat yang sama, Plt Walikota Bandung, Oded mengaku akan meningkatkan inovasi yang sudah berjalan selama lima tahun terakhir. Ia pun mengaku tidak punya beban menjalankan Pemerintah sepeninggal Ridwan Kamil.
"Tidak boleh ada beban. yang penting saya atau siapapun harus menjalankan amanat dengan baik dan profesional," ucapnya singkat.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya