Reaksi Prabowo saat Diingatkan Anies Bisa Jadi Pesaing Jika Diberi Tiket Cagub DKI

Kamis, 6 Oktober 2022 15:09 Reporter : Ahda Bayhaqi
Reaksi Prabowo saat Diingatkan Anies Bisa Jadi Pesaing Jika Diberi Tiket Cagub DKI anies-sandi menang quick count pilkada dki. ©2017 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, pemimpin adalah orang yang bisa dipegang omongannya. Muzani menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dulu sempat tidak ingin mengkhianati Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Pernyataan Anies itu disampaikan ketika 2018 yang menegaskan tidak akan maju sebagai calon presiden di 2019.

"Saya tidak bisa memberikan tanggapan, karena itu yang ngomong dan berjanji bukan pihak kami. Coba tanyakan kepada pak Anies itu video asli atau bukan atau hoaks atau asli. Kira-kira seperti itu, politisi, pemimpin yang dipegang omongan," ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10).

2 dari 3 halaman

Muzani mengungkap, pada saat memberikan persetujuan kepada Anies sebagai Cagub DKI Jakarta 2017, Prabowo telah diingatkan potensi berhadapan di Pilpres.

"Dulu ketika pak Prabowo akan memberi persetujuan Anies Baswedan jadi cagub, banyak yang mengingatkan bahwa Anies nanti berpotensi menjadi capres yang berpotensi menyaingi pak Prabowo. Banyak yang mengingatkan, termasuk saya, diingatkan oleh banyak orang," ungkapnya.

Namun, saat itu Prabowo berpikir kebutuhan untuk mencari figur yang tepat memimpin Jakarta. Kepentingan masyarakat luas dikedepankan Prabowo sehingga akhirnya mendorong Anies menjadi calon gubernur DKI Jakarta di tahun 2017.

3 dari 3 halaman

Sampai akhirnya, Anies terpilih memimpin ibu kota sampai hari ini.

"Tapi, suasana itu kemudian kita kalahkan karena yang diperlukan Jakarta ketika itu adalah penataan yang lebih baik. Dan kita merasa harus mencari figur bisa menata sesuai kebutuhan Jakarta. Karena itu semua pandangan kita terima kita dengar tetapi kepentingan dan kemaslahatan Jakarta lebih diutamakan daripada kepentingan dan kebutuhan politik kita," tutur Muzani.

Sebelumnya, NasDem mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden. Anies pada 2017 diusung oleh Gerindra hingga menjadi gubernur DKI Jakarta. Pada Pilpres 2024, Anies berpotensi berhadapan dengan Prabowo. [rnd]

Baca juga:
Muzani: Gerindra Biasa Angkat Figur Elektabilitas Tak Laku Jadi Tinggi
Pesan Prabowo untuk Kader Gerindra Usai Anies Putuskan Maju Capres
Anies Resmikan Ruang Limpah Sungai di Jagakarsa, Konsep Baru Atasi Banjir
Diusung Capres oleh NasDem, Anies Baswedan Langsung Temui AHY Besok
Anies Sebar 820 Pompa Air Antisipasi Banjir di Jakarta
Gerindra Umumkan M Taufik Resmi Mengundurkan Diri

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini