TPN Ganjar-Mahfud: Ada Konspirasi untuk Menangkan Prabowo-Gibran

Todung menilai ada konspirasi untuk memenangkan paslon nomor urut 02 Prabowo-Gibran.

Muhammad Genantan Saputra
TPN Ganjar-Mahfud: Ada Konspirasi untuk Menangkan Prabowo-Gibran
TPN Ganjar-Mahfud: Ada Konspirasi untuk Menangkan Prabowo-Gibran (Merdeka.com)

TPN Ganjar-Mahfud: Ada Konspirasi untuk Menangkan Prabowo-Gibran

Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis menyebut setidaknya ada tiga konspirasi untuk memenangkan Prabowo-Gibran.

Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis mengungkapkan sejumlah dugaan kecurangan yang terjadi di tiga daerah.

Todung menilai ada konspirasi untuk memenangkan paslon nomor urut 02 Prabowo-Gibran.


"Saya melihat ada konspirasi untuk memenangkan paslon tertentu khususnya paslon nomor 2," kata Todung di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/1).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Todung mengungkapkan, dugaan kecurangan pertama adalah pelanggaran yang dilakukan oleh Sekda Pemerintahan Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan Muhammad Hasbi dalam acara Rembuk Guru di museum daerah setempat.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dia melanjutkan, dugaan pelanggaran kedua yakni adanya anggota Forkopimda di kabupaten Batubara, Sumatera Utara yang melakukan pembicaraan soal pengarahan pemenangan pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran di Pilpres 2024


"Karena kalau kita melihat yang terjadi di Kabupaten Batubara, di Sumatera Utara itu kita mendengar percakapan antara beberapa pejabat setempat, apakah itu Kepala Kejaksaan, pihak Dandim ya, kemudian juga pihak kepolisian yang meminta kepada warganya untuk memilih paslon nomor 2," 

ujar Todung.

merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dugaan pelanggaran ketiga, yakni adanya Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Medan yang sekaligus menjabat sebagai Sekjen Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), mengarahkan para guru dan kepala sekolah untuk memilih Prabowo-Gibran.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Jadi saya ingin minta ya melalui forum ini melalui press briefing ini kepada semua pihak saksi-saksi yang mendengar mengetahui hal ini untuk tidak takut. Taruhannya itu adalah nasib bangsa ini," ujarnya.


"Taruhannya adalah nasib kita semua masa depan kita. Kita tidak ingin pemilu kita, pilpres kita cacat, kita tidak ingin pemilu kita itu dianggap sebagai pemilu KW-KW, pemilu kacangan," 

pungkasnya.

merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sebagai informasi, Pilpres 2024 diikuti tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres). Tiga paslon tersebut adalah Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebagai nomor urut 1.


Kemudian, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2 dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan masa kampanye pilpres mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Sementara jadwal pemungutan suara pada 14 Februari 2024.

Rekomendasi