Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya terlihat menikmati "nonton bareng" (nobar) pertandingan final Piala Asia Futsal 2026 antara Timnas Futsal Indonesia melawan Iran. Momen kebersamaan ini terjadi pada Sabtu (7/2) malam, di salah satu kafe di Malang, Jawa Timur.
Di tengah padatnya jadwal sebelum mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), Seskab Teddy menyempatkan diri berbaur. Ia asyik menikmati secangkir kopi dan nobar laga krusial tersebut bersama para pemuda setempat.
Kehadiran Seskab Teddy, yang mengenakan jaket biru, menambah semarak suasana nobar. Ia bahkan sempat berfoto bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dan sejumlah pemuda di meja yang sama.
Advertisement
Advertisement
Kebersamaan Seskab Teddy dengan Warga Malang
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, yang mengenakan jaket hitam berlogo Timnas Indonesia, telah lebih dulu hadir di kafe tersebut, menunggu dimulainya pertandingan. Seskab Teddy kemudian menyusul dan langsung berbaur dengan antusias bersama anak muda yang bersiap untuk nobar. Interaksi ini menunjukkan kedekatan pejabat dengan masyarakat.
Momen kebersamaan semakin terasa saat Timnas Indonesia berhasil membobol gawang Iran. Seskab Teddy tampak ikut memeriahkan suasana dengan melakukan tos bersama para pemuda. Hal ini menciptakan atmosfer hangat dan akrab di antara mereka.
Seskab Teddy juga memberikan tanggapan ketika salah satu pemuda bertanya mengenai hasil pertandingan. Meskipun sempat salah menyebut pangkat Teddy yang saat ini adalah Letkol, pemuda tersebut tetap antusias. Teddy menjawab dengan bijak, "Sudah melakukan yang terbaik, mereka semua sudah melakukan yang terbaik," sambil menepuk lengan pemuda itu, menunjukkan dukungan penuh.
Advertisement
Advertisement
Perjuangan Dramatis Timnas Futsal di Final Piala Asia 2026
Timnas Futsal Indonesia menunjukkan performa luar biasa dalam final Piala Asia Futsal 2026. Mereka berhadapan dengan Iran di Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu malam, dalam pertandingan yang penuh ketegangan. Pertandingan ini menjadi salah satu yang paling dinanti oleh para penggemar futsal Tanah Air.
Indonesia sempat beberapa kali unggul dalam pertandingan yang sengit ini, menunjukkan semangat juang yang tinggi. Namun, Iran tidak tinggal diam dan berhasil menyamakan kedudukan secara berulang kali. Skor imbang 5-5 bertahan hingga waktu normal dan babak tambahan berakhir, seperti catatan AFC.
Pertandingan akhirnya harus ditentukan melalui adu tendangan penalti yang mendebarkan. Sayangnya, Timnas Futsal Indonesia harus mengakui keunggulan Iran dengan skor 5-4. Dua penendang Indonesia, Dewa Rizki dan Israr Megantara, gagal menuntaskan tugasnya dengan baik, mengakhiri impian meraih gelar juara.
Advertisement
Meskipun gagal meraih gelar juara, peringkat kedua ini merupakan pencapaian terbaik bagi Indonesia sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Asia Futsal. Hasil ini patut diapresiasi sebagai tonggak sejarah bagi perkembangan futsal di Indonesia.
Sumber: AntaraNews