Ketua Dewan Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin, menegaskan urgensi kehadiran perempuan dalam setiap proses pengambilan keputusan. Pernyataan ini disampaikannya saat membuka Pendidikan Kader Badan Partai (Dikbar) Perempuan Bangsa Sulawesi Tenggara di Baubau pada hari Minggu. Keterlibatan aktif perempuan dianggap krusial agar hak-hak mereka tidak terus-menerus diabaikan dalam berbagai kebijakan, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam politik nasional.
Rustini Muhaimin menekankan bahwa hanya perempuan yang paling memahami kebutuhan dan persoalan yang dihadapi oleh kaumnya sendiri. Oleh karena itu, kehadiran mereka di ruang-ruang strategis politik menjadi sangat vital. Dorongan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang dibuat dapat mengakomodasi kepentingan dan kesejahteraan perempuan secara menyeluruh, serta meningkatkan kualitas peran perempuan dalam politik.
Politik, bagi Rustini, adalah arena perjuangan yang efektif untuk memperjuangkan hak-hak perempuan. Keterlibatan aktif kaum hawa dalam dunia politik bukan sekadar pelengkap, melainkan penentu arah masa depan partai dan bangsa. Hal ini menjadi landasan kuat untuk mendorong partisipasi yang lebih besar dari perempuan di berbagai tingkatan politik, mempertegas pentingnya peran perempuan dalam politik.
Advertisement
Advertisement
Perempuan sebagai Penentu Arah dan Perubahan
Rustini Muhaimin menggarisbawahi bahwa banyak keberhasilan partai politik yang tidak terlepas dari kerja keras dan nyata kaum perempuan. Mereka seringkali bekerja secara "senyap" namun memberikan dampak signifikan. Ketika perempuan diberikan ruang dan kesempatan yang setara, mereka tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga berpotensi memimpin serta menjadi pelopor perubahan yang positif. Ini menunjukkan betapa vitalnya peran perempuan dalam politik.
Kehadiran perempuan dalam politik membawa perspektif yang berbeda dan seringkali lebih inklusif. Mereka cenderung membawa isu-isu yang mungkin terlewatkan oleh kaum laki-laki, seperti kesehatan reproduksi, pendidikan anak, atau perlindungan dari kekerasan. Ini menunjukkan bahwa peran perempuan dalam politik sangat esensial untuk pembangunan masyarakat yang adil dan merata.
Keterlibatan aktif ini juga menjadi cerminan dari demokrasi yang sehat. Semakin banyak suara yang terwakili, semakin baik pula kebijakan yang dihasilkan. Rustini meyakini bahwa dengan partisipasi perempuan yang lebih besar, keputusan yang diambil akan lebih komprehensif dan berdampak luas bagi seluruh lapisan masyarakat, mengukuhkan peran perempuan dalam politik yang efektif.
Advertisement
Advertisement
Kaderisasi Kuat dan Dukungan Partai untuk Perempuan
Selain pentingnya kehadiran perempuan dalam pengambilan keputusan, Rustini Muhaimin juga menegaskan urgensi kaderisasi dalam kehidupan partai politik. Ia meyakini bahwa kaderisasi merupakan nadi utama yang menjaga kesehatan dan keberlangsungan sebuah partai. Tanpa proses kaderisasi yang kuat, partai berisiko kehilangan arah, semangat perjuangan, serta regenerasi kepemimpinan yang berkualitas, termasuk dalam hal peran perempuan dalam politik.
Pendidikan kader, menurut Rustini, bukan hanya domain kaum laki-laki. Perempuan juga harus terlibat aktif dan setara dalam setiap program kaderisasi. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kader-kader perempuan yang tangguh, berintegritas, dan siap memimpin. Dengan demikian, mereka dapat menjadi garda terdepan dalam perjuangan partai dan bangsa, memperkuat peran perempuan dalam politik di masa depan.
Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tenggara, Jaelani, turut menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan Perempuan Bangsa. Ia melihat perempuan sebagai mitra strategis dalam membesarkan partai dan memastikan politik hadir untuk kesejahteraan seluruh rakyat. "Kami mendukung penuh setiap langkah dan gerakan Perempuan Bangsa," ujar Jaelani, mengakui pentingnya peran perempuan dalam politik.
Advertisement
Kiki Sriyanti, Ketua DPW Perempuan Bangsa Sulawesi Tenggara, menambahkan bahwa Dikbar yang diselenggarakan diharapkan dapat menjadi momentum penting. Acara ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi dan memperluas peran perempuan dalam politik. Kehadiran Rustini Muhaimin dalam acara tersebut juga menjadi semangat baru bagi kader-kader di Sulawesi Tenggara untuk terus memajukan organisasi, menegaskan komitmen terhadap peran perempuan dalam politik.
Sumber: AntaraNews