Pemilihan Ketua Golkar Sulteng: Muhidin Isyaratkan Aklamasi di Musda, Golkar Raih 7 Kepala Daerah di Sulteng?

Politisi senior Muhidin M Said mengisyaratkan aklamasi dalam Pemilihan Ketua Golkar Sulteng pada Musda mendatang. Siapakah kandidat terkuat yang akan memimpin partai beringin di Sulawesi Tengah?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemilihan Ketua Golkar Sulteng: Muhidin Isyaratkan Aklamasi di Musda, Golkar Raih 7 Kepala Daerah di Sulteng?
Politisi senior Muhidin M Said mengisyaratkan aklamasi dalam Pemilihan Ketua Golkar Sulteng pada Musda mendatang. Siapakah kandidat terkuat yang akan memimpin partai beringin di Sulawesi Tengah? (Merdeka.com)

Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Tengah (Sulteng) yang akan digelar di Kota Palu pada Minggu, 24 Agustus 2025, menjadi sorotan utama. Politisi senior Partai Golkar, Muhidin M Said, memberikan isyarat kuat mengenai kemungkinan pemilihan ketua akan berlangsung secara aklamasi. Isyarat ini disampaikan Muhidin di Palu, Sabtu, sehari sebelum pelaksanaan Musda.

Langkah aklamasi ini, menurut Muhidin, merupakan upaya untuk mengedepankan asas musyawarah mufakat dalam tubuh partai. Tujuannya adalah untuk melahirkan seorang pemimpin yang mampu menjaga persatuan, solidaritas, dan kerja sama internal. Golkar, lanjutnya, sangat membutuhkan kondisi yang kondusif tanpa konflik yang tidak perlu dan tidak menguntungkan bagi partai.

Muhidin juga menekankan pentingnya dukungan luas bagi siapa pun yang terpilih nantinya, mengingat tantangan yang semakin kompleks di masa depan. Kepengurusan yang akan datang diharapkan terdiri dari kader-kader terpilih yang mendapat dukungan penuh dan tidak menimbulkan perpecahan di dalam Partai Golkar. Sosok pemimpin haruslah kader yang sudah terbukti dan teruji, seperti yang telah ditunjukkan oleh M Arus Abdul Karim selama dua periode kepemimpinannya.

Membangun Persatuan Melalui Musyawarah Mufakat

Partai Golkar senantiasa mengedepankan semangat kebersamaan dan musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan penting. Isyarat aklamasi dalam Pemilihan Ketua Golkar Sulteng ini merupakan refleksi dari komitmen tersebut, bertujuan untuk menghindari potensi perpecahan dan memastikan soliditas internal partai tetap terjaga.

Dukungan luas dari seluruh elemen partai menjadi kunci utama bagi kepengurusan mendatang. Muhidin M Said secara tegas menyatakan bahwa pemimpin Golkar Sulteng haruslah sosok yang mampu merangkul semua pihak dan mendapatkan legitimasi dari seluruh kader. Hal ini penting untuk menghadapi dinamika politik yang terus berkembang dan memastikan Golkar tetap menjadi kekuatan dominan di Sulawesi Tengah.

Kriteria pemimpin yang terbukti dan teruji menjadi prioritas bagi Golkar Sulteng. Pengalaman dan rekam jejak yang baik dalam memimpin organisasi serta kemampuan untuk menyatukan berbagai kepentingan menjadi nilai tambah. Sosok seperti ini diharapkan mampu membawa Golkar Sulteng menuju pencapaian yang lebih tinggi di masa mendatang.

Kinerja Gemilang M Arus Abdul Karim dan Dominasi Golkar di Sulteng

M Arus Abdul Karim, Ketua DPD Golkar Sulteng saat ini, telah menorehkan kinerja yang patut diapresiasi selama dua periode kepemimpinannya. Keberhasilan Golkar di Sulawesi Tengah tidak lepas dari tangan dingin dan strategi yang diterapkan olehnya, bersama dengan seluruh jajaran partai.

Salah satu bukti nyata dari keberhasilan ini adalah dominasi Golkar dalam pemilihan kepala daerah di Sulteng. Dari 13 kabupaten dan kota, 7 kepala daerah merupakan kader Golkar, dan dua lainnya adalah wakil kepala daerah. Ini menunjukkan total sembilan kepala daerah di Sulawesi Tengah berasal dari Partai Golkar, sebuah pencapaian yang signifikan.

Ketua Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar wilayah Sulawesi, Muhidin M Said, menegaskan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari kerja kolektif semua pihak. Solidaritas dan sinergi antara DPD provinsi, DPD kabupaten/kota, serta seluruh kader telah menghasilkan persentase kemenangan Golkar yang tinggi di wilayah tersebut.

Dinamika Menuju Musda ke-11 Golkar Sulteng

Sebelum Musda, Golkar Sulteng telah menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) pada Jumat, 22 Agustus malam, sebagai bagian dari rangkaian persiapan. Rapimda ini menjadi forum penting untuk mematangkan agenda dan menyelaraskan pandangan sebelum pelaksanaan Musda.

Dalam Musda ke-11 Golkar Sulteng, sebanyak 18 suara akan diperebutkan. Suara-suara ini berasal dari DPD Golkar kabupaten dan kota, organisasi Hasta Karya yang didirikan dan mendirikan, suara DPD Golkar Sulteng, serta DPP Partai Golkar. Setiap suara memiliki bobot penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai ke depan.

Pada Rapimda tersebut, muncul permintaan tertulis dari perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar dari 13 kabupaten dan kota agar M Arus Abdul Karim kembali memimpin partai untuk periode ketiga. Pernyataan sikap ini dibacakan langsung oleh Ketua DPD Golkar Banggai, Beniyanto Tamoreka, bersama sejumlah ketua DPD dari kabupaten dan kota lainnya, menunjukkan dukungan kuat dari basis daerah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi