Bacaleg di Surabaya Ramai-Ramai Mundur, PPP: Kami Ganti yang Lebih Hebat

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi alias Awiek mengatakan, pihaknya sudah memeriksa belasan bacaleg yang memilih mundur. Dia menyebut, bacaleg itu merupakan orang-orang baru.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Bacaleg di Surabaya Ramai-Ramai Mundur, PPP: Kami Ganti yang Lebih Hebat
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi. Alma Fikhasari

Belasan bakal calon legislatif (caleg) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Surabaya, Jawa Timur, memilih mundur dari pencalonan pada Pemilu 2024. Mereka mengambil langkah itu imbas pencopotan Ali Mahfud sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi alias Awiek mengatakan, pihaknya sudah memeriksa belasan bacaleg yang memilih mundur. Dia menyebut, bacaleg itu merupakan orang-orang baru.

Awiek, menuturkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sudah menyiapkan sosok pengganti yang lebih hebat untuk mendongkrak suara di Surabaya, Jawa Timur.

"Iya gapapa sudah kita cek yang mundur siapa kekuatannya dan rata-rata orang baru. Sudah kita cek dan kita sudah mempersiapkan tokoh penggantinya yang lebih bagus dan lebih hebat untuk bisa mendongkrak kursi di Surabaya," kats Awiek, saat dihubungi merdeka.com, Jumat (30/6).

Oleh karena itu, dia memastikan persoalan tersebut sudah diselesaikan dengan baik. Perihal alasan pemecatan Ali Mahfud dari kursi Ketua DPC PPP, Awiek menjelaskan keputusan itu diambil usai evaluasi yang dilakukan oleh pihaknya.

Dia menyebut, posisi ali sebagai Ketua DPC sudah tidak sesuai dengan fakta integritas. Sehingga, DPP mengambil keputusan untuk memecat Ali.

"Ya hasil dari evaluasi DPW tidak sesuai dengan fakta integritas yang di tanda tangani, kan Ali orang baru juga di PPP," jelasnya.

"Nah ketika orang baru kemudian DPW menyodorkan fakta integritas ketika dulu menjadi ketua DPC kemudian ketika tidak sesuai kita evaluasi. Mohon sudah lah tidak diramaikan-ramaikan sudah selesai itu DPC Kota Surabaya," imbuh Awiek.

Sebelumnya, belasan bakal calon legislatif (caleg) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Pemilu 2024 memilih mundur dari pencalonan. Mereka mengambil langkah itu sebagai imbas pencopotan Ali Mahfud sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP.

Terdapat 11 bakal caleg yang mundur, termasuk Ali Mahfud. Sementara terdapat 20 Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang mengundurkan diri. Surat pengunduran diri itu sudah dilayangkan ke DPW PPP Jatim pada 22 Juni 2023.

Ali Mahfud sendiri menyatakan dirinya sudah berkonsultasi dengan para kiai sebelum mengundurkan diri. "Saya sudah berkonsultasi kepada para kiai terkait hal itu dan beliau tidak mempermasalahkan jika saya mundur dari PPP Surabaya," kata Ali Mahfud di Surabaya, Jumat (30/6).

Mengenai alasan pencopotan dirinya, Ali enggan menjelaskan. "Silakan tanya ke DPP PPP," ujarnya.

Rekomendasi