Partai NasDem angkat bicara terkait Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu dengan bakal calon presiden Anies Baswedan. NasDem tidak masalah apabila pertemuan itu sebagai bentuk pendekatan Demokrat agar Anies memilih AHY sebagai calon wakil presiden.
Ketua DPP NasDem Willy Aditya menegaskan NasDem tidak masalah apabila pertemuan itu untuk membangun chemistry antara Anies dan Demokrat.
"Dalam konteks menyambung rasa membangun chemistry ya monggo mawon tidak ada masalah," kata Willy di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/3).
Menurut Willy, agenda AHY bertemu dengan Anies merupakan silaturahmi biasa. NasDem menilai tidak perlu agenda-agenda pertemuan ini dikomunikasikan lebih dahulu. Apalagi Demokrat telah bersama NasDem membangun Koalisi Perubahan.
"Ya enggak perlu, selama ini NasDem keliling tidak memberikan tidak minta izin memberitahukan kepada teman-teman. Kalau frekuensi sama kita juga oke-oke saja. Milik ramai-ramai," ujar Willy.
Advertisement
NasDem Tak Masalah AHY Dipinang Anies Jadi Cawapres
NasDem juga tidak masalah Demokrat masih berupaya agar AHY dipinang Anies sebagai calon wakil presidennya di Pemilu 2024. "Kalau usaha wajar saja, enggak salah juga usaha bebas-bebas saja," ujar dia.
Selain itu, pertemuan AHY dan Anies sudah seperti yang diharapkan NasDem. Agar partai di Koalisi Perubahan saatnya intensif memperlihatkan kedekatan dengan Anies ke publik. Anies bukan cuman milik NasDem semata.
"Dengan ini apa yang kita minta direspons oleh teman-teman Demokrat dan PKS. Jadi suatu hal yang bagus untuk membangun intensitas," kata Willy.
Advertisement
Pertemua AHY dan Anies
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tiba-tiba menemui bakal calon presiden Anies Baswedan. Pertemuan digelar di kediaman Anies, kawasan Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (21/3).
AHY ditemani Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya. Sementara Anies didampingi Sudirman Said.
"Pertemuan Mas AHY dan Mas Anies di rumah Mas Anies tadi," ujar Kepala Bakomstra Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dalam keterangannya, Selasa (21/3).
Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com