Uu Ruzhanul Ingin Kembali Berpasangan dengan Ridwan Kamil: Mudah-mudahan Masih Cinta

Uu Ruzhanul Ulum tak mau menjadi lawan dan ingin kembali berpasangan untuk melanjutkan periode kepemimpinan di Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Harapan itu pun bisa diwujudkan oleh masing-masing partai.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Uu Ruzhanul Ingin Kembali Berpasangan dengan Ridwan Kamil: Mudah-mudahan Masih Cinta
Wagub Uu Ruzhanul Silaturahmi dengan Perwakilan Serikat Buruh Terkait Kenaikan UMP. ©2022 Merdeka.com

Uu Ruzhanul Ulum berharap bisa kembali berpasangan dengan Ridwan Kamil dalam Pilgub Jabar tahun 2024. Hanya saja, keinginannya itu bisa tidak terealisasi karena faktor koalisi.

Uu yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat mengakui, Pemilu 2024 masih panjang. Di tengah proses perjalannya terdapat dinamika yang terjadi, apalagi kontestasi politik dilakukan secara serentak.

Politisi dari PPP ini beberapa kali mengungkapkan keinginan maju lagi dalam Pilgub. Saat Ridwan Kamil banyak dikabarkan berpeluang maju di level nasional, Uu secara terbuka menyatakan kesiapannya menjadi calon gubernur.

Baru-baru ini, Ridwan Kamil sendiri menyampaikan masa depan karir politiknya kepada Partai Golkar, tempatnya bernaung. Meski begitu, pria yang akrab disapa Emil ini menilai maju di Pilgub Jabar adalah pilihan paling realistis.

Menanggapi hal tersebut, Uu tak mau menjadi lawan dan ingin kembali berpasangan untuk melanjutkan periode kepemimpinan di Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Harapan itu pun bisa diwujudkan oleh masing-masing partai.

"Mudah mudahan gubernur masih cinta sama saya, masih suka sama saya. Semoga partai gubernur dan saya mudah-mudahan bisa kawin nantinya. Saya ga berani lawan gubernur (Ridwan Kamil)," kata Uu usai menghadiri sebuah acara di Kabupaten Bandung, Kamis (16/3).

"Apapun keputusan gubernur semoga membawa kebaikan untuk dia, untuk Jabar dan untuk Indonesia," tutupnya.

Terpisah, Ridwan Kamil mengatakan dirinya belum bisa berbicara banyak soal wakil yang diinginkannya. Ada banyak faktor yang bisa melatarbelakangi pasangan calon akhirnya menjalani kontestasi.

“Kriteria wakil gimana koalisi. Karena perjodohan politik tidak selalu sesuai dengan apa yang diharapkan pasangannya. Rata rata dikawinkan oleh keluarga koalisi. Apakah dengan Pak Uu lagi? Ya kalau koalisinya nyambung, kemungkinan itu ada. Tapi kalau tidak ada, ya saya juga tidak tahu,” ucap dia di Gedung Sate.

Ia pun menegaskan bahwa saat ini pilihan realistisnya adalah maju lagi di Pilgub Jabar. Urusan nasional hingga Pilpres akan patuh pada keputusan partai yang mengusung Airlangga Hartarto sebagai capres.

“Takdir saya kemana, saya tidak tahu. yang pasti pasti lebih baik dirawat, (peluang) saya menjadi gubernur Jabar periode kedua, hasil survei kan bagus, kepuasan publik 81 persen,” ucap dia.

“Jadi menurut saya (maju di Pilgub Jabar) rasional. Tapi kan takdir tidak selalu sama.bisa seperti yang saya sampaikan. Karena kalau udah ngomongin nasional, saya ini kader partai Golkar. Capresnya pak airlangga, saya dukung pak Airlangga,” pungkasnya.

Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com

Rekomendasi