Musyawarah Rakyat (Musra) relawan Presiden Joko Widodo digelar di Sulawesi Tenggara pada 19 Februari 2023. Hasilnya, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengantongi suara tertinggi sebagai calon presiden pilihan rakyat Sulawesi Tenggara dengan 346 suara atau 21,98 persen dari 1574 pemilih.
Ketua Panitia Musra Panel Barus menjelaskan, nama Airlangga teratas karena Sulawesi Tenggara merupakan basis massa Golkar. Sehingga wajar banyak yang memilih Menko Perekonomian itu. Di daerah basis Golkar, misalnya Banten, Airlangga juga keluar sebagai capres pilihan Musra.
"Karena ternyata itu ada kaitannya dengan basis tradisionalnya partai yang dipimpin pak Airlangga," ungkap Panel saat konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (22/2).
Sama halnya dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang menang di Sumbar. Karena pemilih Prabowo pada Pilpres sebelumnya banyak berasal dari Sumbar.
Advertisement
Belum lagi, banyak pendukung tokoh tertentu yang datang ke Musra. Panel mencontohkan banyaknya pendukung Menkopolhukam Mahfud MD yang hadir di Musra sehingga suaranya tinggi sebagai calon wakil presiden.
"Itu diharamkan tidak di musra? tidak diharamkan," tegas Panel.
Ditambah lagi, Panel melihat sudah banyak simpul relawan sejumlah tokoh di daerah-daerah. Maka wajar relawan ini meramaikan Musra dan memilih tokoh yang didukungnya.
"Karena saya liat para calon ini sudah punya simpul relawan juga di masing-masing kota," ujarnya.
Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com