Respons Surya Paloh Ditanya Koalisi Semut Merah PKB-PKS

Surya Paloh mengatakan, bagi NasDem sebuah niat baik adalah untuk membangun kesadaran bersama. Menurutnya, Indonesia membutuhkan kesepakatan para pihak yang lebih kuat.

Muhammad Genantan Saputra
Respons Surya Paloh Ditanya Koalisi Semut Merah PKB-PKS
Pimpinan PKS kunjungi markas NasDem. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Ketum NasDem Surya Paloh bicara terkait koalisi semut merah antara PKB dan PKS. Menurutnya, soal NasDem bisa berkoalisi dengan PKB kembali kepada pilihan parpol masing-masing.

"Kalau kawan dari PKB apakah ada kemungkinan? Berpulang kepada kawan-kawan semuanya," katanya saat jumpa pers dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu di NasDem Tower, Jakarta, Rabu (22/6).

Dia mengatakan, bagi NasDem sebuah niat baik adalah untuk membangun kesadaran bersama. Menurutnya, Indonesia membutuhkan kesepakatan para pihak yang lebih kuat.

"Untuk sama-sama menyadari menempatkan kepentingan nasional itu adalah sewajarnya di atas kepentingan institusi partai-partai politik yang ada," terangnya

Paloh menyadari menempatkan kepentingan nasional di atas segalanya memang tidak mudah. Namun, ia yakin tiap partai politik punya tekad yang sama.

"Tapi ini tidak mudah tapi saya yakin dan percaya pada dasarnya semua pihak semua kawan-kawan yang ada di institusi partai politik mempunyai tekad dan semangat yang sama dengan apa yang dimiliki," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu menyepakati sejumlah hal, sebagai penjajakan menuju Pemilu 2024. Menurut Paloh, kesepakatan antara kedua partai ini berada di atas kepentingan apa pun kecuali untuk bangsa dan negara.

"Ini menjadi konsen kami bersama agar membangun Pemilu dengan tetap menjaga semangat solidaritas persatuan," kata Paloh usai pertemuan yang berlangsung internal di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Rabu (22/6).

Mendengar pernyataan Paloh, Syaikhu menyambut baik hal tersebut. Syaikhu berpandangan bahwa PKS harus mencontoh NasDem sebagai partai yang memberi pelayanan tidak terbatas bagi anggotanya saja, tetapi dalam hal lebih luas lagi.

"Kami apresiasi (pertemuan dengan NasDem), Insyaallah dengan langkah awal yang baik ini memudahkan untuk ke depannya," jawab Syaikhu.

Sebagai informasi, terdapat tiga hal yang menjadi kesepakatan antara PKS dan NasDem dalam pertemuan yang berlangsung selama dua jam hari ini. Pertama, kedua partai sepakat membangun kesadaran masyarakat untuk tetap mengungkapkan harkat martabat dirinya sebagai warga negara dalam nilai Pancasila.

Kedua, menjadikan Pemilu serentak 2024 sebagai instrumen demokrasi yang penuh semangat toleransi dan persatuan bangsa. Ketiga, menyepakati persiapan kerjasama Pilpres 2024 dalam waktu yang ditentukan bersama.

Rekomendasi