Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengaku heran penundaan pemilu diusulkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin malah melebar ke isu perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode. Cak Imin selama ini bersuara lantang ingin penundaan pemilu dan perpanjang masa jabatan presiden.
"Itu kemudian yang bergulir enggak tahu ke mana-mana, nah akhirnya ternyata kemudian muncul wacana yang lain," kata Jazilul dalam diskusi daring, Selasa (12/4).
PKB bukan mengusulkan untuk menambah masa jabatan presiden. Isu masa jabatan presiden tiga periode malah melenceng dari penundaan pemilu.
"Pertamanya tiga periode itu beda lagi. Jadi gini kita partai yang lahir dari reformasi tidak boleh kekuasaan tidak dibatasi," ujar Jazilul.
Advertisement
Penjelasan PKB Usul Penundaan Pemilu
Masalah masa jabatan memang telah diatur dalam UUD 1945. Namun, PKB menyoroti pandemi Covid-19 yang berdampak pada perekonomian negara. Alasan ekonomi ini dijadikan dasar Cak Imin mengusulkan penundaan pemilu.
Jazilul mengatakan, dalam konstitusi tidak diatur kejadian luar biasa seperti pandemi. Namun, wakil ketua MPR RI ini juga mengingatkan pemilu juga punya pengalaman dipercepat 1999.
"Ini masalahnya kalau melihat keadaan ekonomi yang hari-hari ini kita lihat kurang baik dampak covid19 itulah jadi titik soalnya nah sekarang kita lihat di 2024 apa yang terjadi di ekonomi kita," ujar Jazilul.