Demokrat Bantah AHY Sadap HP Ketua DPC: Pelaku GPK-PD Makin Keblinger

Kader yang dipecat tidak bisa menerima realita Partai Demokrat saat ini. Yaitu tak bisa menerima bila kepemimpinan Ketum AHY sangat dihargai dan dihormati para ketua DPD dan DPC maupun para pengurus DPD-DPC serta para kader.

Muhammad Genantan Saputra
Demokrat Bantah AHY Sadap HP Ketua DPC: Pelaku GPK-PD Makin Keblinger
Agus Harimurti Buka Kongres Insan Muda Demokrat indonesia. ©2020 Istimewa

Mantan politisi senior Partai Demokrat, Ahmad Yahya menuding Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyadap telepon genggam para Ketua DPC Demokrat. Tujuannya agar pengurus daerah tidak membangkang untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB).

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menegaskan, tudingan tersebut adalah fitnah. Menurutnya, jangan memfitnah bila tidak ada dukungan untuk gelar KLB.

"Hoaks ini. Ini fitnah. Kalau memang tidak ada pemilik suara sah yang mau mendukung KLB, jangan main fitnah," ujarnya lewat pesan, Kamis (4/3).

Menurutnya, kader yang dipecat tidak bisa menerima realita Partai Demokrat saat ini. Yaitu tak bisa menerima bila kepemimpinan Ketum AHY sangat dihargai dan dihormati para ketua DPD dan DPC maupun para pengurus DPD-DPC serta para kader.

"Sehingga, tiap ada usaha untuk mengganggu kepemimpinan sah Ketum AHY saat ini, merekalah yang melaporkan dan memberikan info langsung ke Ketum AHY maupun ke pengurus DPP lainnya," ucapnya.

Zaky meminta pihak-pihak yang bertentangan dengan AHY berhati-hati jika berbicara tanpa data dan fakta. Dia bilang, setiap tindakan ada konsekuensinya.

"Para pelaku GPK-PD (Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat) ini makin ke sini makin keblinger, karena mungkin tuntutan dari oknum kekuasaan agar KLB bodong ini wajib terjadi untuk memenuhi ambisinya menjadi Ketum PD secara paksa dan dengan jalan yang inkonstitusional menuju rencana pencapresannya di 2024," katanya.

Isu kudeta Partai Demokrat kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masih terus bergulir. Mantan politisi senior Partai Demokrat, Ahmad Yahya menyebut, AHY kini sudah menyadap telepon genggam para Ketua DPC Demokrat agar tidak membangkang.

"Sekarang ini ketua DPC semua udah di kunci oleh mas AHY, sudah gak boleh kemana-mana, sudah tetap di daerahnya, di monitor setiap saat, hpnya udah di sadap semua," tuturnya saat dihubungi, Kamis (4/3).

Mantan Ketua Komisi Pengawas Demokrat ini mengungkapkan, para Ketua DPC akan langsung ditegur jika bisik-bisik soal Kongres Luar Biasa (KLB). AHY, kata dia, sudah mengawasi dengan ketat.

"Katanya udah disadap semua, begitu dia nelpon sedikit terkait dengan KLB langsung ditegur, langsung dipanggil," ujarnya.

Menurutnya, AHY sudah tidak kerja layaknya Ketum Demokrat. Energinya akan habis untuk mengurusi agar para pengurus daerah tetap loyal.

"Tiap hari ngurusin membuat kebulatan tekad, membuat pernyataan satu satu suruh ngomong, begitu ada yang ini sedikit dipecat," ujar Yahya.

"Jadi istilahnya pecat, jaga ada yang lolos pecat, akhirnya nanti bisa terjadi Plt semua itu, jadi apa kerja ketua umum kalau hanya sekadar menjaga ketua DPC untuk tidak ber KLB," ucap dia.

Yahya menambahkan, menjadi pemimpin adalah soal membuat kebijakan. Bila kebijakannya disukai kadernya pasti AHY akan dicintai.

"Kalau kebijakannya baik, kalau terjadi gejolak seperti ini artinya kebijakannya tidak disukai," katanya.

Rekomendasi