Wiranto menyatakan mundur sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Hanura. Keputusan mundur tersebut diambil Wiranto dengan hati nuraninya. Wiranto mundur karena mendapat tugas sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dari Presiden Joko Widodo.
Mantan Menkopolhukam itu juga gerah karena Hanura kubu Oesman Sapta Odang (OSO) kerap menyerangnya. Wiranto mengaku tidak ingin berkonflik dengan kubu OSO dan memilih fokus menjalankan tugas dari Jokowi.