Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera terus merayu partai-partai pendukung Prabowo-Sandiaga agar tidak bergabung ke koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin. Dia ingin barisan partai pendukung paslon 02 tetap menjadi penyeimbang di luar pemerintahan.
"Jika kontestansi demokrasi pilpres ini dimenangi 01 (Jokowi-Ma'ruf), mereka menjadi penguasa. Maka secara etika, 02 harusnya menjadi penyeimbang kekuasaan, bukan berbalik arah merasa menang sehingga ingin berkuasa," kata Mardani dalam keterangannya, Rabu (3/7).
Mardani menilai perlu ada kubu yang berperan sebagai penyeimbang. Menurutnya, hal itu penting untuk menjaga fungsi kontrol dan kesimbangan dalam pemerintahan.
"Secara etika, salah satu kubu harus istiqomah berpolitik menjadi kekuatan penyeimbang bagi pemerintahan. Melaksanakan fungsi check and balance, sebagai oposisi yang kritis dan konstruktif," ungkapnya.
Dia kembali menegaskan sikap oposisi atau penyeimbang adalah tugas mulia. Bahkan, lanjut Mardani, jika dilakukan dengan benar maka bisa meraih dukungan dari masyarakat.
"Oposisi itu pilihan sikap yang mulia, ini perjuangan mencintai negeri. Bahkan sekecil apapun jumlahnya, jika dia melakukannya secara cerdas dan didukung rakyat maka bisa efektif," ucapnya.