Cawapres nomor urut 02, KH Maruf Amin menghadiri acara Majelis Talim Bersholawat di Istora Senayan, Jakarta, Senin (8/4). Acara tersebut dihadiri ribuan anggota majelis taklim yang berhaluan ahlussunnah wal jamaah (Aswaja).
Ma'ruf bercerita dulunya adalah guru majelis taklim yang datang dari majelis ke majelis. Dia pun bercanda agar masyarakat yang hadir menjadi ustaz majelis taklim agar bisa menjadi cawapres seperti dirinya.
"Makanya jadi ustaz majelis taklim bisa jadi cawapres," katanya.
Ma'ruf mendoakan agar para ustaz yang masih mengajar di majelis taklim untuk tidak berkecil hati. Sebab tidak menutup kemungkinan ustaz majelis taklim dapat menjadi cawapres seperti dirinya atau bahkan menjadi calon presiden.
"Ternyata ustaz majelis taklim juga bisa jadi calon wakil presiden, bahkan bisa menjadi calon presiden," ujarnya.
Dia mengaku mau menjadi cawapres mendampingi Jokowi karena didesak oleh para ulama dan merasa hal itu sebagai penghormatan kepada ulama. Dia pun meminta masyarakat agar tidak mudah percaya dengan isu yang disebar terkait Jokowi yang kerap disebut tidak dekat dengan ulama.
"Pak Jokowi saja mengangkat ulama sebagai wakilnya, ko ente enggak paham-paham," katanya.
Acara tersebut dimeriahkan sholawat yang langsung dibawakan oleh Haddad Alwi dan persembahan lagu dari Gita KDI. Acara itu dihadiri Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar; KH Manarul Hidayah; Direktur Pengalangan Pemilih Perempuan Tim Kampanye Nasional (TKN), H Ida Fauziah; Tuan Guru Zainul Majdi; Dewan Pengarah TKN Diaz Hendropriyono serta ribuan jemaah majlis taklim.