Ketua Majelis Penasihat Partai Amanat Nasional (PAN), Soetrisno Bachir, menginginkan sosok Ma'ruf Amin menjadi wakil presiden. Ma'ruf, kata dia, sangat tepat mendampingi Jokowi.
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Irma Suryani Chaniago, menilai ucapan Soetrisno Bachir secara tidak langsung menunjukkan dukungannya pada pasangan nomor urut satu itu di Pilpres.
"Jika dipahami secara baik, secara tersirat beliau ingin yang menang Jokowi - Makruf Amin. Tokoh sekaliber Bapak Sutrisno Bachir tentu tidak sembarangan memberi dukungan," kata Irma, kepada wartawan, Kamis (15/11).
Irma mengatakan, informasi yang dia dapat di internal PAN ada kader memiliki sikap politik berbeda dengan keputusan partai. PAN memahami itu.
"Sejak ketika disampaikan PAN memahami jika ada kader yang memiliki pilihan lain mereka bisa pahami, artinya memang ada yang beda pilihan," ucapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) yang juga Ketua Majelis Penasihat PAN Soetrisno Bachir, berharap ke depan yang menggantikan posisi Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden adalah Ma'ruf Amin.
"Mudah-mudahan Wakil Presidennya Pak Kiai Ma'ruf Amin. Yang memang pemikirannya sejalan dengan KEIN," ucap Soetrisno di Hotel Grand Sahid Jaya,Jakarta, Rabu (13/11).
Dia menuturkan, KEIN telah mengusulkan, untuk Wapres yang akan datang itu diberi tugas menangani masalah-masalah UMKM. Sejalan dengan konsep yang ditawari Ma'ruf Amin, yakni ekonomi arus baru.
"Rekomendasi KEIN, UMKM ini dikoordinasikan oleh Wakil Presiden," jelas Soetrisno.