Fadli Soal Puisi 'Ada Genderuwo di Istana': Penerawangan Saya Memang Ada

Fadli Soal Puisi 'Ada Genderuwo di Istana': Penerawangan Saya Memang Ada. Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR ini mengaku membuat puisi itu dalam waktu 10 menit. Tambahnya, puisi itu juga tidak ditujukan pada siapa pun.

Sania Mashabi
Oleh Sania Mashabi - Reporter
Fadli Soal Puisi 'Ada Genderuwo di Istana': Penerawangan Saya Memang Ada
Fadli Zon. ©2017 dok foto dok ri

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membuat puisi tentang berjudul 'Ada Genderuwo di Istana'. Puisi ini ia buat berkait dengan ucapan Presiden sekaligus Capres 2019 Joko Widodo (Jokowi) yang mengatakan ada politikus yang suka menakut-nakuti masyarakat atau yang ia sebut 'politik Genderuwo'.

Fadli mengatakan puisi itu hanya bentuk spontanitasnya saja. "Ya kan spontanitas. terawangan saya memang ada genderuwo di Istana," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/11).

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR ini mengaku membuat puisi itu dalam waktu 10 menit. Tambahnya, puisi itu juga tidak ditujukan pada siapa pun.

"Ya kan Pak Jokowi ngomong seperti itu kemudian ada inspirasi terus menurut penerawangan saya memang di sana ada genderuwo," ungkapnya.

Fadli enggan mengungkap siapa yang ia maksud dalam puisi itu. Dia menyerahkan pada setiap individu untuk menginterpretasikan puisinya sendiri.

"Hahaha. Ya pokoknya itulah puisi silakan diinterpretasi sendiri," ucapnya.

Berikut puisi lengkap Fadli Zon yang berjudul 'Ada Genderuwo di Istana' yang dia unggah di akun Twitternya pada 11 November 2018 lalu:

Ada genderuwo di Istana tak semua orang bisa melihatnya kecuali yang punya indra istimewa

Makhluk halus rendah strata menakuti penghuni rumah penguasa berubah wujud kapan saja

Menjelma manusia

Ahli manipulasi

Tipu sana tipu sini

Ada genderuwo di Istana

Seram berewokan mukanya

Kini sudah pandai berpolitik lincah manuver strategi dan taktik

Ada genderuwo di Istana menyebar horor ke pelosok negeri meneror ibu pertiwi

Fadli Zon, 11 Nopember 2018

Rekomendasi