Timses sebut dana desa dan sertifikasi tanah contoh hijrah dilakukan Jokowi

'hijrah' yang dilakukan Jokowi dalam lima tahun pertama misalnya melakukan pembangunan di daerah. Dengan dana desa dan akan dilanjutkan dengan dana kelurahan.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Timses sebut dana desa dan sertifikasi tanah contoh hijrah dilakukan Jokowi
Jokowi didukung keluarga besar Ratu Atut. ©2018 Merdeka.com

Capres petahana Joko Widodo meminta masyarakat untuk hijrah ke arah yang lebih baik. Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga mengatakan hijrah itu telah berproses dalam pemerintahan saat ini.

Menurut Arya, hijrah itu bermacam-macam. Misalnya hijrah dari pesimisme ke optimisme, individualisme ke kolaborasi, monopoli ke persaingan sehat, marah ke sabar.

"Hijrah itu di situ yang ditunjukkan oleh Pak Jokowi, jadi dan sekarang proses itu telah terjadi, proses hijrah lagi terjadi di kita dan sekarang lagi dilanjutkan," kata Arya di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Senin (5/11).

Politisi Perindo itu mengatakan 'hijrah' yang dilakukan Jokowi dalam lima tahun pertama misalnya melakukan pembangunan di daerah. Dengan dana desa dan akan dilanjutkan dengan dana kelurahan.

"Itu adalah bagian-bagian dari hijrah yang dilakukan oleh Pak Jokowi selama proses kepemimpinan dia dan dilanjutkan berikutnya," kata Arya.

Contoh perubahan yang dilakukan Jokowi seperti permudah sertifikasi tanah, permudah akses kesehatan. Perubahan mendasar itu merupakan hijrah Jokowi.

Menurut Arya, dalam lima tahun ke depan akan dilanjutkan jika kembali memimpin. Hal itu telah dicantumkan dalam visi misi.

"Itulah hijrah yang dibuat oleh Pak Jokowi," pungkasnya.

Sebelumnya, Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengajak kepada para relawan dan pendukungnya untuk hijrah ke arah yang lebih baik. Hal ini disampaikan Jokowi di depan pendukungnya yang memenuhi Gelanggang Olahraga (GOR) Maulana Yusuf, Serang, Banten, dalam acara deklarasi keluarga besar almarhum Tubagus Chasan Sochib untuk Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Marilah kita bersama-sama mulai hijrah dari ujaran-ujaran kebencian ke ujaran-ujaran kebenaran. Marilah kita hijrah dari kita yang sering mengeluh-ngeluh, hijrah kepada mensyukuri nikmat. Selalu bersyukur," kata Jokowi, Sabtu (3/11).

Jokowi yang mengenakan pakaian pendekar Banten berwarna hitam itu juga meminta masyarakat untuk mengedepankan prasangka baik dan membuang prasangka buruk terhadap berbagai pihak.

"Saya juga mengajak kita hijrah dari membuat kegaduhan, menjadi menjalin persatuan, kesatuan dan kerukunan," ucap dia.

Rekomendasi