Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil menduga kebersamaan Jusuf Kalla dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhir-akhir ini merupakan strategi dari Joko Widodo atau Jokowi jelang Pilpres 2019. Sebagai wakil presiden, JK tentu memiliki kedekatan dengan Jokowi. Sehingga komunikasi keduanya dapat terjalin lebih mudah.
"Kita tidak tahu jangan-jangan Pak JK disuruh Jokowi. Di balik layar kita tidak tahu. Jangan-jangan memang JK karena selama ini dia posisinya wapres tentu dia mudah berkomunikasi dengan Jokowi," ucapnya.
Kendati begitu, Nasir menyebut kedekatan JK-Anies merupakan hal biasa. Sebab JK memang memberikan dukungan kepada Anies saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.
"Anies maju sebagai gubernur DKI juga disokong penuh oleh JK. Jadi menurut saya hal yang biasa," jelasnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) kembali terlihat satu mobil dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Keduanya terlihat satu mobil saat menghadiri halalbihalal Idul Fitri 1439 H di kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya No.52, Jakarta Pusat, Rabu (4/7).
Tak hanya itu, JK dan Anies diketahui berada dalam satu mobil pada Selasa, 3 Juli kemarin, saat menghadiri suatu acara. Tidak hanya saat datang, keduanya tetap semobil saat meninggalkan lokasi acara pukul 20.30 WIB.
Keduanya juga berada dalam satu mobil pada Jumat, 28 Juni 2018. JK mengantar Anies menuju Balai Kota setelah rapat koordinasi Asian Games di Kantor Inasgoc, Jakarta Pusat.
Tapi, baik JK maupun Anies tidak mau berbicara banyak soal aktivitas baru mereka ini. Anies bahkan menyangkal membahas Pilpres 2019 saat satu mobil dengan JK.
"Tidak ada yang dibahas kalau (Pilpres) 2019," kata Anies di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin, 2 Juli 2018.
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com