Ngaku tak ngerti pemerintahan, OSO tolak jadi cawapres Jokowi

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang mengatakan tak mau menjadi calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2019 meski dia disandingkan dengan Jokowi. Padahal partai besutan Wiranto itu sudah menyatakan mendukung Jokowi untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Muhammad Genantan Saputra
Ngaku tak ngerti pemerintahan, OSO tolak jadi cawapres Jokowi
Presiden Jokowi dan Oesman Sapta Odang. ©2017 Biro Pers/Rusman

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang mengatakan tak mau menjadi calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2019 meski dia disandingkan dengan Jokowi. Padahal partai besutan Wiranto itu sudah menyatakan mendukung Jokowi untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Saya tidak mau jadi cawapres sekalipun disandingkan dengan Jokowi pada Pilpres 2019," ucap pria yang akrab disapa OSO itu saat ditanya wartawan di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (22/12).

Alasan OSO ogah maju bukan karena tak cocok dengan Jokowi. Namun Ketua DPD mengaku tak ahli dalam bidang pemerintahan. Dirinya pun lebih memilih bergelut di bidang perekonomian dan politik semata.

"Saya tidak ahli di bidang pemerintahan, cuma paham masalah perekonomian dan politik," kata OSO.

"Saya itu ahlinya di bidang ekonomi. Makanya saya enggak mau bila ditawari cawapres," tambahnya.

Rekomendasi