Dua pantun dari warga Kramat Jati untuk Anies Baswedan

Sebelum Anies menyampaikan visi dan misi di depan warga, pembawa acara meminta izin karena warga ingin memberikan hadiah kepada Calon Mendikbud itu.

Haris Kurniawan
Oleh Haris Kurniawan - Reporter
Dua pantun dari warga Kramat Jati untuk Anies Baswedan
Anies Baswedan. ©2017 Merdeka.com

Guyuran hujan tak menghentikan langkah calon Gubernur DKI Anies Baswedan untuk tetap berjalan menuju lokasi sosialisasi guna bersilaturahmi dengan warga Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (4/4).Antusiasme warga terlihat saat menyambut cagub no urut 3 itu di kampung mereka. Anies pun tak menghiraukan jalanan becek dan terus melangkah menuju lokasi sosialisasi. Sesampainya di lokasi, Anies disambut oleh ratusan warga yang menanti kedatangannya.

Nantikan update berita Anies Baswedan di Liputan6.comSebelum Anies menyampaikan visi dan misi di depan warga, pembawa acara meminta izin karena warga ingin memberikan hadiah kepada mantan Mendikbud itu. Seorang ibu berdiri dan membacakan pantun."Jalan-jalan ke Kebayoran Lama. Lewatnya Duren Tiga. Ikut saran semua ulama. Pilih yang nomer tiga," ucap ibu dengan sedikit terbata karena lupa ingat dengan isi pantun buatannya. "Pantunnya dikit. Tapi grogi banget bu bacanya," ledek sang MC.Ternyata bukan hanya ibu berkerudung saja yang ingin memberikan hadiah pantun, seorang ibu yang lainnya juga menyampaikan pantun kreasinya. "Selendang sutra dari negeri jiran. Cantik dipakai bagus rupawan. Rindu hati dengan keadilan. Mari pilih Anies Baswedan," ucap ibu itu.Mendengarkan pantun dari warga Anies langsung mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap kreativitas warga itu. "Wah terima kasih. Ibu-ibu di sini kreatif sekali," ucapnya.Anies melanjutkan dengan menyampaikan visi misinya tentang fokusnya membangun Jakarta dan membahagiakan warganya melalui tiga program unggulan yakni lapangan pekerjaan, pendidikan dan harga bahan pokok murah.

Rekomendasi