Fahri Hamzah: Jokowi seperti punya beban untuk melindungi Ahok

Fahri Hamzah: Jokowi seperti punya beban untuk melindungi Ahok. Fahri Hamzah prihatin dengan aksi pengusiran masyarakat terhadap Basuki T Purnama (Ahok) saat sedang blusukan di Rawa Belong pada Rabu (2/11) kemarin. Ahok bahkan sempat dievakuasi menggunakan angkutan umum ke Polsek Kebon Jeruk.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Fahri Hamzah: Jokowi seperti punya beban untuk melindungi Ahok
Fahri Hamzah. twitter/@kawanFH

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah prihatin dengan aksi pengusiran masyarakat terhadap Basuki T Purnama (Ahok) saat sedang blusukan di Rawa Belong pada Rabu (2/11) kemarin. Ahok bahkan sempat dievakuasi menggunakan angkutan umum ke Polsek Kebon Jeruk.Fahri menilai, pernyataan kontroversial Ahok membuat banyak orang marah. Dia pun berharap, Ahok mau mundur dari pencalonan sebagai gubernur DKI Jakarta."Saya melihat di sini pernyataan kontroversial itu semakin membebani Ahok sebagai calon gubernur petahana dan ini bisa menjalar ke orang lain. Oleh karena itu, supaya tidak menjadi beban semua orang, saya harap Ahok mau mundur dari pencalonannya demi menjalani proses hukum," ujar Fahri saat berbincang, Kamis (3/11).Dia menilai, terlalu mahal negara begitu besar hanya konsen untuk mengurusi persoalan Ahok saja. Terlebih, Presiden Joko Widodo sampai bertemu dengan sejumlah pihak terkait rencana aksi demo Ahok pada 4 November besok."Terlalu mahal dan semua energi digunakan untuk mengurus seorang Ahok saja. Masalah Ahok ini menyebabkan timbulnya potensi disintegrasi, kerawanan sosial dan utamanya membuat presiden seperti punya beban untuk melindungi Ahok. Semua menjadi terlihat tidak rasional," tegasnya.Fahri pun merasa heran dengan Ahok yang membawa surah Al Maidah ayat 51 saat kunjungan ke Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu. Fahri saja sebagai seorang muslim dan pejabat negara, tak pernah menggunakan ayat suci untuk kepentingan politik."Semua pejabat publik paham benar mana hal-hal yang bersifat privat seperti masalah agama tidak boleh atau terlalu sensitif digunakan di ruang publik seperti menggunakan Al Maidah 51 itu untuk kepentingan politik. Lah kok ini seorang Ahok yang sama sekali tidak paham mengenai Alquran justru malah menggunakan surah dalam Alquran itu," jelas Fahri.

Rekomendasi