Ahok mengaku tidak cawe-cawe masuknya Ruhut dalam tim pemenangan

Ahok mengaku tidak cawe-cawe masuknya Ruhut dalam tim pemenangan. Calon petahana Basuki Tjahaja Purnama mengaku tidak ikut cawe-cawe dengan masuknya anggota Partai Demokrat Ruhut Sitompul dalam tim pemenangannya. Dia memperkirakan, komunikasi dilakukan antara Ruhut dengan Partai Golkar.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Ahok mengaku tidak cawe-cawe masuknya Ruhut dalam tim pemenangan
Ruhut Sitompul. ©2013 Merdeka.com/luthfi

Calon petahana Basuki Tjahaja Purnama mengaku tidak ikut cawe-cawe dengan masuknya anggota Partai Demokrat Ruhut Sitompul dalam tim pemenangannya. Dia memperkirakan, komunikasi dilakukan antara Ruhut dengan Partai Golkar.Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengatakan, Ruhut sepertinya mengajukan sendiri untuk masuk dalam tim pemenangannya bersama dengan Djarot Saiful Hidayat."Ruhut Sitompul saya enggak tahu, kayaknya beliau yang ngajukan ke temen-temen partai. kan Bang Ruhut dulu kan orang Golkar. Dia deket dengan Golkar, kayaknya dia yang ngajukan ke tiim ini untuk masuk," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (5/10).Mantan Bupati Belitung Timur ini mengaku hanya langsung menandatangani surat yang berisi tim pemenangannya tanpa mempertanyakan alasan mengapa masing-masing orang masuk. Sebab pada prinsipnya, dia menyerahkan sepenuhnya kepada partai pendukungnya, PDI Perjuangan, NasDem, Golkar dan Hanura.‎"Saya enggak ikutin tim, saya cuma tanda tangan, semua yang nyusun mereka. Saya ya ikut aja mereka maunya gimana. Tapi kalau saya intervensi, saya bilang Temen Ahok yang punya hak untuk jual merchandise. Kalau mau atur waktu semua di Temen Ahok," tutupnya.Tim Sukses Ahok-Djarot kini berpusat di Rumah Lembang nomor 27, Menteng, Jakarta Pusat. Susunan tim pemenangan ini juga sudah diserahkan ke KPU DKI Jakarta kemarin.

Rekomendasi