Wasekjen PDIP Ahmad Basarah mengkritik Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Menurut Basarah, Ahok hanya mementingkan ambisi untuk kembali menjadi Gubernur DKI Jakarta."Sebagai seorang pemimpin, semestinya Pak Ahok juga memikirkan kepentingan bangsa yang lebih besar. Bahwa di atas kepentingan beliau, ambisi beliau ingin menjadi Gubernur DKI Jakarta, persaudaraan seluruh bangsa Indonesia ini juga harus turut dipelihara," kata Ahmad di Gedung DPR RI, Jumat (12/8).Kepentingan individu Ahok, kata Ahmad, membuat orang nomor satu di DKI Jakarta itu sering merusak kohesi kebangsaan."Pernyataan beliau itu menimbulkan perasaan tersinggung dan sebagainya, hentikanlah. Itu demi kebaikan bersama," tegasnya.Sementara disinggung kinerja Risma dan Ahok, Ahmad enggan berkomentar banyak. Namun menurutnya, Ahok bukanlah sosok orang yang mau bergotong-royong."Bu Risma ya pasti kader PDIP. Dia ber-KTA dan beliau loyal, bersama saya kemarin keliling ke Aceh melaksanakan rapat kerja daerah memberikan pembekalan dan sebagainya. Kalau Pak Ahok kan bukan kader. Dia engga ber-KTA. Dia bahkan engga mau diatur partai politik karena jiwa dan kepribadiannya itu individualistik, bukan semangat gotong royong. Jadi tidak pas membandingkan Ahok dengan Bu Risma," ujarnya."Namun kinerja biarkan masyarakat yang menilai. Saya kan bukan lembaga penilai kinerja kepala daerah," tutupnya.
PDIP sebut Ahok hanya pentingkan ambisi untuk pimpin Jakarta
"Semestinya Pak Ahok juga memikirkan kepentingan bangsa yang lebih besar," ujar Basarah.
Advertisement
Rekomendasi